[Song] Dunia Sudah Gila

Dear Viewer,

Kami baru saja nyaris mengalami musibah kebakaran, walaupun demikian Tuhan tetap menginginkan kami mengingatkan publik dunia bahwa akibat peperangan dan percobaan-percobaan nuklir, pemanasan global bumi ini semakin memanas. Maka kondisi bumi semakin tak nyaman. Setiap musim kemarau, terik panas matahari menyiksa dan musibah kebakaran gampang tersulut di mana pun.

Seandainya ada hal yang dapat menghibur hati, ingin rasanya hanya menyampaikan hal yang itu saja, supaya kami merasa lega bisa menenteramkan hati publik. Tapi Tuhan menyatakan, perang dunia sudah dekat, maka lagu yang kami rilis berjudul Dunia Sudah Gila. Dan inilah lagu itu:

Kebakaran di Belakang Rumah Eden

Dear Viewer,

Rumah kami di Mahoni 30 nyaris terbakar hari Minggu 28 Mei 2017. Api berkobar-kobar persis di belakang rumah kami. Belasan rumah sudah terbakar. Kami sibuk menyirami rumah-rumah orang yang berdekatan dengan rumah kami dengan air seadanya. Kalau melihat api yang begitu besar berkobar, nyaris kami putus asa. Tapi aku berdoa kepada Tuhan mohon Perlindungan-Nya dari musibah kebakaran itu. Dan Tuhan menjawabku:

“Surga takkan bisa dilalap api, dan Kujadikan peristiwa ini untuk menghadirkan keyakinanmu bahwa niscaya kau selalu selamat bila mengalami musibah besar seperti hari ini. Dan beginilah Cara-Ku yang sedang ingin membawamu menempuh bahaya besar yang akan terjadi di negerimu dan di dunia.

Dan apabila kamu sudah yakin beginilah Cara-Ku menyelamatkanmu, maka kau tak akan pernah takut lagi terhadap apa pun. Maka belajarlah atas apa yang kau alami hari ini dan tawakal-lah selalu bila menghadapi bahaya apa pun, karena Aku niscaya menolongmu dan membawamu keluar dari bahaya itu, dan tunggulah Ketetapan-Ku berikutnya setelah kau suci dari ketakutan yang termenakutkan dan dari bahaya yang terberbahaya.

Dan kau sedang Kusucikan dari segala yang termenakutkan bagimu, karena dunia harus kau urusi dari segala bahayanya. Maka yakinlah Aku selalu menyelamatkanmu dari semua bahaya apa pun yang termenakutkan. Betapa kau harus memperlihatkan ke publik dunia bahwa Aku selalu bersamamu dan selalu menjagamu.”

Peyakinan dari Tuhan inilah membuat aku tegar dan tidak meminta para rasul Eden untuk mengeluarkan barang-barang Eden yang berharga, terutama komputer dan server serta segala peralatan teknologi Pewahyuan. Dan kujadikan peristiwa hari itu sebagai Ujian Tuhan atas ketahanan kami meyakini kebenaran Jawaban Tuhan terhadap kami. Demikian kami bertahan tak mengeluarkan barang-barang ke luar rumah.

Dan benarlah, sesaat sebelum kobaran api beranjak melalap rumah kami, pemadam kebakaran datang. Demikian luapan api pun mulai surut. Puji Tuhan yang melindungi kami. Dan kami berkumpul sujud kepada Tuhan menghaturkan syukur dan terima kasih atas Perlindungan-Nya. Dan inilah video peristiwa kebakaran itu.

 


 

The Muslims’ Revolution that Warned by God

[Versi Bahasa Indonesia]

Dear Viewer,

A glimpse of the future outlook that will come soon, the song about it has been composed by His Majesty Holy Spirit. According to him, Indonesia’s destiny has been written, so the revolution of taking over the throne will definitely happen and succeed. How God is actually the One Who blesses the leadership of Jokowi and Ahok. And therefore, God commands us to compose a Warning song from Him. And this is the song that describes the later condition, entitled the Wind Blows the Barren Land.

How our homeland will be severely arid and the weather will be extremely scorching which is unbearable, so we will be lack of clean water. And the crops also suffer, of which causing crops failure. Moreover, it is added with the pest attacks, which will strike the paddy fields and other fields. Even though the indications have long been happened, but the next dry season will be severely tormenting and the pest attacks will also be extremely harmful.

As for that condition in the future, it will instigate various bad impacts, serve as a domino effect of overthrowing the throne, which is loathed by God. Thus, we all will experience tension and panic. Truly, that condition is added more with various riots and mass rampage of which indicate that there is no more trust unto the government. And that future condition could only be very much regretted, with endless sorrow, for Indonesia will go through an unforgettable shocking period after the overthrow of sovereignty happens. Truly, that is the sign of God’s Wrath upon the attempted revolt unto Jokowi, who is blessed by God.

After all, Jokowi has been stated by God as the reincarnation of Krishna, hence his winning election as the seventh president of Indonesia, undoubtedly it is God’s Will, Who wishes the existence of a role model leader in this country, after God is furious because His Revelations have been rejected in this country. So He wants to state His Most Justice by positioning Jokowi as the President of Indonesia, as the balance of His Justice upon His Wrath unto the Indonesian people who reject His Revelations.

Thus, it is God’s Right to select and position Jokowi as the President of Indonesia, however, it is also His Right to state His Wrath upon the infidelity of the Indonesians. Thus, God makes Jokowi and Ahok as the model of God The All-Wise in His Disappointment and Anger upon Indonesia. Hence, Indonesia possesses two prudent leaders who are loved by their people before God maximizes His Wrath unto the Indonesians.

And their defeat is just showing how the raging anger has embraced certain adherents who disrespect God’s Blessing. Whereas the Muslims and the Indonesians have long  rejected God’s Revelations which are descended down in this country, as well as Heaven and His Kingdom. And God has also given two of the best leaders as a role model and who are intelligent and swift in prospering their people, who love their nation as well as showing good achievements. Therefore, after the throne overthrown, God’s Reversal which tormenting all people will happen.

As for the revolt and overthrowing the sovereignty, it has been stated as the destiny of Indonesia, so it is unavoidable. Thus, this song describes it. That is it, we just conveying whatever that we should convey, thus what we have written down is not to disseminate a hoax, but rather a God’s Mandate that we should carry out.

In the name of God, we release this song to be rendered as a consideration and as an encouragement for all of us in surrendering to God. We just compose and release this song by God’s Command, whilst we also feel the pain. And in the Name of God The Only One, let us pray unto God so He is willing to shortly end our suffering. And this is the song “The Wind Blows the Barren Land”, inspired by His Majesty Holy Spirit, on May 3, 2017. We would like to thank you for your kind attention.

The Wind Blows the Barren Land

 

Revolusi umat Islam yang Diperingatkan Tuhan

[English Version]

Dear Viewer,

Sekilas pandangan masa depan yang takkan lama lagi akan terjadi, sudah dibuatkan lagu oleh Paduka Ruhul Kudus. Menurutnya, suatu takdir Indonesia sudah tertulis, jadi revolusi penggulingan kekuasaan niscaya itu pasti terjadi dan berhasil. Betapa Tuhan-lah yang sesungguhnya memberkati kepemimpinan Jokowi dan Ahok. Dan karenanya Tuhan menitahkan kami untuk membuat lagu Peringatan dari-Nya. Dan inilah lagu yang melukiskan keadaan itu nanti, berjudul Angin Meniup Tanah Gersang.

Betapa tanah air kita akan sangat gersang dan udara menjadi sangat terik tak tertahankan, sehingga kita kekurangan air bersih. Dan tanaman pangan pun menderita sehingga mengakibatkan gagal panen. Betapapun hal itu juga ditambah dengan serangan hama yang menyerbu ladang-ladang dan sawah. Walaupun gejala itu sudah lama dirasakan, tapi musim kering yang akan datang luar biasa menyengsarakan dan serangan hama pun sangat luar biasa.

Adapun kondisi itu nanti memunculkan berbagai dampak buruk yang merupakan efek domino dari penggulingan kekuasaan yang dimurkai Tuhan. Demikian kita semua akan mengalami ketegangan dan kepanikan. Betapa kondisi itu ditambah lagi dengan banyaknya huru-hara dan amuk massa yang menjelaskan tak adanya kepercayaan kepada pemerintah lagi. Dan kondisi itu nanti hanya akan kita sangat sesali dengan penyesalan tanpa ujung, karena Indonesia akan mengalami kegoncangan yang tak bisa dilupakan setelah penggulingan kekuasaan itu terjadi. Betapa itu merupakan tanda Murka Tuhan atas upaya makar kepada Jokowi yang diberkati Tuhan.

Betapapun Jokowi sudah dinyatakan Tuhan sebagai reinkarnasi Khrisna, maka keterpilihannya sebagai Presiden Indonesia yang ke tujuh, niscaya adalah Kehendak Tuhan yang menginginkan adanya pemimpin panutan di negeri ini, setelah Tuhan murka karena Wahyu-wahyu-Nya telah ditolak di negeri ini. Maka Dia ingin menyatakan Kemahaadilan-Nya dengan menempatkan Jokowi sebagai Presiden Indonesia sebagai perimbangan Keadilan-Nya terhadap Murka-Nya terhadap bangsa Indonesia yang menolak Wahyu-wahyu-Nya.

Demikian itu adalah Hak Tuhan mengangkat dan mendudukkan Jokowi menjadi presiden Indonesia, namun Hak Tuhan pula untuk menyatakan Murka-Nya atas kedurhakaan bangsa Indonesia. Demikian Tuhan menjadikan Jokowi dan Ahok sebagai peraga Kemahaarifan Tuhan dalam kekecewaan dan Kemurkaan-Nya atas Indonesia. Demikian Indonesia memiliki dua pemimpin yang arif dan yang dicintai bangsanya, sebelum Tuhan memaksimalkan Murka-Nya ke bangsa Indonesia.

Dan kekalahan mereka hanyalah memperlihatkan betapa keangkaramurkaan itu telah meliputi suatu umat yang tak menghargai Karunia Tuhan. Padahal umat Islam dan bangsa Indonesia pun sudah lama menolak Wahyu-wahyu Tuhan yang diturunkan di negeri ini serta Surga dan Kerajaan-Nya. Dan Tuhan pun telah pula memberikan dua pemimpin yang terbaik sebagai panutan dan yang cerdas dan sigap menyejahterakan rakyatnya serta berprestasi dan yang mencintai bangsanya. Karena itu setelah penggulingan kekuasaan terjadilah pembalikan Tuhan yang menyengsarakan semuanya.

Adapun makar dan penggulingan kekuasaan itu sudah merupakan tulisan takdir Indonesia, maka tak bisa dihindarkan. Begitulah lagu ini menggambarkannya. Begitulah kami hanya menyampaikan apa pun yang harus kami sampaikan, maka yang kami tuliskan ini bukanlah menyebarkan hoax, melainkan Amanat Tuhan yang harus kami laksanakan.

Atas Nama Tuhan, kami merilis lagu ini demi dijadikan pengamatan dan menjadi penguat ketawakalan bagi kita semua. Kami hanya membuat dan merilis lagu ini atas Perintah Tuhan, sedangkan kami juga merasakan keperihan itu. Dan atas Nama Tuhan Yang Maha Esa, marilah kita berdoa kepada Tuhan agar Dia berkenan segera mengusaikan segala penderitaan kita semua. Dan inilah lagu Angin Meniup Tanah Gersang, inspirasi dari Paduka Ruhul Kudus, 3 Mei 2017. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Angin Meniup Tanah Gersang

 

The World is Threatened by the Nuclear War

Dear Viewer,

Greetings of love from Heaven

We truly sad to see the world’s condition that has almost reached the nuclear war, of which has long been warned by God. God’s Revelations have reminded over and over that the wars, which increasingly involving many nations in the world and will instigate the occurrence of world war, should be ended. And if the nuclear war happens, then the flaring doomsday will get severer and will become a total doomsday when nuclear war happens. As a matter of fact, an extreme frightening condition and which has been over and over warned by God, now it is getting closer to reality.

And this is God’s Oath and Revelation in the effort to overcome that matter, as God always creates an occurrence to prove His Warnings that are ignored all this time. However, those all depend on the attitude of human being themselves, who forget about the earth’s condition which now has already been vulnerable, so they willingly follow the devil’s allure that exploits Kim Jong-Un’s and Donald Trump’s anger and arrogance. And hopefully this harsh God’s Warning would be listened and becomes the guidance for Pentagon and Pyongyang to resolve Donald Trump’s and Kim Jong-Un’s emotion.

Upon that God’s Stipulation, let us all pray so that the nuclear war will happen not, for it will trouble all people in the world.

 

The World is Threatened by the Nuclear War

Kim Jong-Un and Donald Trump respectively threaten to launch their nuclear. Therefore, God also threatens His Judgment upon them both. Hence, we release God’s Revelation related to this matter.

 

And this is God’s Answer:

 

GOD’S OATH AND REVELATION

Related to God’s Warning Unto North Korea and the USA

 

In the Name of God The Almighty in Judging
All Nations Who Detonate their Nuclear
Weapons

 

This is God’s Oath and His Revelation, as follows:

 

That North Korea under Kim Jong-Un’s regime and the US under Donald Trump’s regime have threatened each other with their nuclear bombs. And therefore, I warn that their nuclear bomb, should it be utilized to destroy each other, then I ascertain that their nuclear bomb will explode in their own country. As in North Korea’s ballistic missile, which was not long ago being launched and exploded a moment after it was launched. As for the failure of North Korea’s ballistic missile test which happened recently, as it should be happening for the sake of  demonstrating that incident so as to become the threat from Us, if North Korea wishes to detonate its nuclear. Thus is also Our Threat unto the US.

My angels are very capable of failing the nuclear bomb that will be launched. Therefore, beware, hey Kim Jong-Un and Donald Trump, do not recklessly indulge your inclination to demonstrate your army’s power and your nuclear bomb to the world, just because you are instigated by the arrogance of the arbitrary leader of North Korea. And do not ever think that I let Donald Trump’s arrogance will not be questioned by the international world, for he has threatened to launch his nuclear weapon toward Pyongyang.

Thus, I summon the international world, to work together to annul the policies of Washington and Pyongyang, who will launch their nuclear on each other. And unto them all, I promise My Intervention to secure the world from the doomsday acceleration. And I also promise My direct Involvement in striving for the world peace.

Nevertheless, heretofore, the US ruled by Barack Obama, known as the world statesman who was tolerant and careless not in facing a complex issue which endangered the world, and he was elegant in his political stance, as well as more participatory in securing the world, so as not to go through a world war and he was more reliable to keep the doomsday process on this earth not being triggered to be severely flaring. Hence, how unfortunate the US if they follow Donald Trump’s arrogancy.

Continue reading

Dunia Terancam Perang Nuklir

Dear Viewer,

Salam kasih dari Surga

Sungguh kami sedih melihat keadaan dunia yang sudah menghampiri perang nuklir yang sudah lama diperingatkan Tuhan. Berkali-kali Wahyu Tuhan mengingatkan harus Dihentikannya peperangan-peperangan yang semakin melibatkan banyak bangsa-bangsa di dunia dan yang akan menyebabkan perang dunia. Dan kalau perang nuklir itu terjadi, maka gejolak kiamat akan semakin parah dan menjadi total bila terjadi perang nuklir. Nyatanya, kondisi yang sangat menakutkan dan yang telah berkali-kali diperingatkan Tuhan itu, kini sudah semakin mendekati kenyataan.

Dan inilah Sumpah dan Wahyu Tuhan dalam upaya mengatasi hal tersebut, selayak Tuhan senantiasa menjadikan suatu peristiwa untuk membuktikan Peringatan-peringatan-Nya yang selama ini diabaikan. Namun, semua itu terpulang kepada penyikapan umat manusia itu sendiri yang lupa pada kondisi bumi yang sudah sangat rentan sekarang ini, sehingga mau saja memperturutkan godaan setan yang menggunakan emosi kemarahan dan arogansi Kim Jong-Un dan Donald Trump. Dan semoga Peringatan keras Tuhan ini mau didengarkan dan menjadi petunjuk bagi Pentagon dan Pyongyang untuk melerai emosi Donald Trump dan Kim Jong-Un.

Atas Ketentuan Tuhan itu, demikian marilah kita semua berdoa agar  tak terjadi perang nuklir, karena hal itu akan menyusahkan semua orang di dunia.

 

Dunia Terancam Perang Nuklir

Kim Jong-Un dan Donald Trump saling mengancamkan nuklirnya. Maka Tuhan juga mengancamkan Penghakiman-Nya atas keduanya. Maka kami merilis Wahyu Tuhan terkait dengan hal ini.

Dan inilah Jawaban Tuhan:

  

SUMPAH DAN WAHYU TUHAN
Terkait Peringatan Tuhan bagi Korea Utara dan Amerika

 

Atas Nama Tuhan Yang Maha Kuasa Menghakimi
semua negara yang meledakkan nuklirnya

 

Inilah Sumpah dan Wahyu Tuhan sebagai berikut:

Bahwa Korea Utara di bawah rezim Kim Jong-Un dan Amerika Serikat di bawah rezim Donald Trump telah saling mengancamkan bom nuklirnya. Dan untuk itu Kuperingatkan bahwa bom nuklir mereka bila terpakai untuk saling menghancurkan, maka Kuniscayakan bom nuklir mereka akan meledak di negara mereka sendiri, sebagaimana rudal balistik Korea Utara yang belum lama ini diluncurkan dan meledak sesaat setelah diluncurkan. Adapun kegagalan rudal balistik Korea Utara yang terjadi sebelumnya baru-baru ini, selayak itu harus terjadi demi mempertontonkan peristiwa itu untuk menjadi ancaman Kami bila Korea Utara ingin meledakkan nuklirnya. Demikian ancaman Kami juga sama kepada Amerika.

Malaikat-malaikat-Ku itu sangat kapabel untuk menggagalkan bom nuklir yang ingin diluncurkan. Maka mawas dirilah wahai Kim Jong-Un dan Donald Trump, jangan semena-mena memperturutkan hawa nafsu untuk mempertontonkan kekuatan angkatan bersenjatamu dan bom nuklirmu ke dunia, hanya karena terpicu oleh kearoganan pemimpin Korea Utara yang semena-mena itu yang kau perturutkan. Dan jangan pula mengira Aku membiarkan arogansi Donald Trump tak akan dipersoalkan oleh dunia internasional karena telah mengancamkan senjata nuklirnya ke Pyongyang.

Maka Kuserukan kepada dunia internasional, berusahalah bersatu untuk membatalkan kebijakan Washington dan Pyongyang yang akan saling meluncurkan nuklirnya itu. Dan kepada mereka semua Kujanjikan Intervensi-Ku untuk mengamankan dunia dari percepatan kiamat. Dan pula Kujanjikan Keterlibatan-Ku langsung dalam mengupayakan perdamaian dunia.

Betapapun sebelum ini, Amerika dipimpin oleh Barack Obama yang dikenal sebagai negarawan dunia yang toleran dan tidak gegabah menghadapi persoalan pelik yang membahayakan dunia dan bersikap elegan dalam berpolitik serta lebih partisipatif untuk menjaga dunia agar tak mengalami perang dunia dan lebih bisa diharapkan untuk menjaga proses kiamat di bumi tak terpicu semakin bergejolak parah. Maka sungguh malang Amerika bila memperturutkan arogansi Donald Trump.

Continue reading

Jeda Sejenak

 

Dear Viewer,

Salam Eden, Salam kasih dari Surga

Kami sedang menunggu Paduka Bunda selesai menuliskan Wahyu Tuhan yang sedang membuka rahasia Surat An Najm 1-16, yang mulai dituliskan pada pertengahan Maret 2107. Dan hari ini tanggal 6 April 2017, Wahyu-wahyu Tuhan untuk An Najm sudah tertulis sebanyak 90 halaman, namun belum ada tanda-tanda derasnya Wahyu rahasia An Najm yang sedang turun itu akan surut intensitasnya. Wahyu Tuhan masih berdialektika dalam asas-asas hukum regulasi ruh dengan Pewahyuan hukum untuk alam ruh (akhirat) yang wajib diketahui oleh umat manusia di masa kini, demi Monotheisme Mutlak yang bisa menyatukan semua agama.

Penjelasan Tuhan untuk An Najm sangat padat isinya, betapa di antara dalil-dalil pernikahan Paduka Ruhul Kudus dan Paduka Bunda Lia Eden melalui Surat An Najm di Al Quran yang sedang dibuka Tuhan itu, terdapat juga dalil-dalil Hukum Tuhan terkait Pengadilan dan Penghakiman-Nya, sekaligus Ketentuan Tuhan mendeklarasikan awal Pengadilan dan Penghakiman-Nya. Dan itu diawali dengan Pengadilan dan Penghakiman Tuhan atas pengkultusan terhadap Ruhul Kudus sendiri dan reinkarnasi Bunda Maria.

Demikian makna kekalahan Paduka Malaikat Jibril mengeksiskan Wahyu-wahyu Tuhan di Indonesia melalui Paduka Bunda Lia Eden.

Kekalahan Eden dan Malaikat Jibril serta penistaan terhadap Paduka Bunda yang dialami selama 20 tahun ini adalah penebusan karma pengkultusan tersebut. Namun roda takdir sudah sampai ke titik kutub kekalahan Surga, maka roda takdir sudah waktunya berangkat menuju titik balik ke atas, demi Surga bisa mengalahkan Neraka.

Demikian dalam menunggu Wahyu Tuhan lengkap untuk paket pembukaan rahasia An Najm, kami menyuguhkan nostalgia masa pengevakuasian Komunitas Eden dahulu pada tahun 2005. Tapi lagu So We Were ini adalah lagu yang pertama kali dibuat oleh Malaikat Jibril untuk Eden, yaitu tanggal 15 November 1997. Demikian kami persembahkan lagu pertama Malaikat Jibril untuk Eden yang berjudul So We Were untuk mengisi waktu jeda.

Atas perhatiannya, terima kasih.

God’s Oath Related to God’s Mandate Upon Lia Eden as the Queen of Justice And God’s Revealment of the Secret of the Prophecy of The Queen of Justice and The Hidden Knight

Dear viewers,

Our Warm Greetings from Heaven.

We truly wish that we can share our love and happiness with all people. Surely there are some moments in Eden that make us feel extremely surprise. As today, when God bestows a blessing to Her Majesty Lia Eden a title of World Queen of Justice. What did we think at that moment? It is hard to be ascertained, since all of us just amazed watching this beyond immeasurable destiny.

However, what we cannot imagine is how heavy Her Majesty Lia Eden’s responsibility unto God and unto the public. Since she must always be impartial and balance. How could it be maintained forever amidst this up-side-down era as today? It is unpredicted whether she could stumble not on a wrong step, whereas in Eden everything should be perfect, no tolerance for mistake and negligence. Anything could be happened if the mandates are impeded by the public’s distrust. But, isn’t that her authority is solely God’s Stipulation? Hence, she will certainly always be in God’s Hands.

We all could just pray so she will be guided all the time to be constantly right and impartial. But, this is the time where we could wait for the blessing of justice and truthfulness from God. And this is the moment where all people may have hope that God shall bestow a victory to the truth and justice. May God’s Blessing be upon us all.

Jakarta, March 12, 2017


 GOD’S OATH

Related to God’s Mandate Upon Lia Eden as the Queen of Justice
And God’s Revealment of the Secret of the Prophecy of
Ratu Adil (Queen of Justice) and Satrio Piningit (Hidden Knight)

In the Name of God The Most Impartial in Judging

This is God’s Oath in His Mandate unto Lia Eden:

Queen of Justice for the World

As the world’s condition has been so chaotic that all people in the world need the most powerful and the most impartial and neutral as well as trusted authority as the bearer of God’s Mandate, thence I take an oath that:

For the sake of justice and the enactment of truth in the world, I take an oath that I appoint Lia Eden as the writer of My Revelations related to the implementation of My Court of Justice and My Judgment in the world. And unto her I advise the principle of My Law for the latest issue, as it is what needed by the world society in this century, when going through this age of darkness, where human civilization is very much influenced by its wide scope of cutting-edge technology, so human’s sins become severely dreadful and uncontrollable by the existing law. 

How the legal system is now insufficient as it is deliberately ignored or breached, on the contrary, law enforcement is getting dull since the law enforcers and judges are easily bribed and they tend to do corruption. Thus, the impartiality of a court trial could rarely be expected. Interpretation of justice depends on the amount of bribe money. 

And how the projection of criminal domination now liberates toward the arena without law. Savagery breaks out violently. There is no doubt that all bad incidents are then happened due to the flaring of the harms of sins that besiege the world, and because there are technological facilities existed and used in the collaboration of crime which is globally organized, such as organizations of drugs and gangster as well as worldwide terrorism organization.

Continue reading

The Holy Spirit’s Explanation Regarding the Holy Couple

 

Dear Viewer,

In the Name of God The Only One
and in the Name of Heaven and Kingdom of Eden

In this century, a covenant upon Heaven is being fulfilled by God. After all, Heaven should become real for all people in the world. As for the serenity of Heaven amidst the flare of sins in the World’s Hell, it becomes real in human world when we feel God’s Protection upon Eden is such unwavering and reassuring, even though the threats of danger seem roaring from all parts. Ranging from the harsh threats to the menaces endangering our lives and the threats of paralyzing or annihilation upon Eden, those are common for us to go through. And when we do not take revenge on all bad actions toward us, how we then feel it as a blessful trial from God.

Those all, in fact, are the opening key of Eden’s Miracle. As the opening key of Eden’s Miracle has also become the opening key of the secret of the Holy Vedas stated in the Shloka of Chapter The Holy Couple. And our gratitude unto God since those things also open the Holy Spirit’s Miracle, so he could soon come forth making his appearances, for the sake of releasing all barriers upon us.

Regarding that matter, a Divine immense occurrence will happen in Indonesia, following the appearance of the Holy Spirit becomes a reality. And this is God’s Covenant unto Eden after the procession of the Heaven of Eden’s Oath of Cleansing of the Earth was held. Thus, we just surrender ourselves unto God in awaiting God’s Covenant to be fulfilled.

Truly, we are so grateful unto God The Most Compassionate and The Most Loving, that today we can release the veiled meaning of Vedas in Chapter The Holy Couple, which actually is not easy to be understood. Nevertheless, upon God’s Direction and Archangel Jibril, the Holy Spirit’s guidance, we are able to compose verse by verse successfully, until the secret of chapter The Holy Couple from Vedas could be written.

Unto the public, we present the veiled meaning of The Holy Couple from Vedas. Hopefully it will become the bind of peace amongst all adherents and the people of Indonesia, whom are now being disintegrated. We would like to thank you for you attention.

ARCHANGEL JIBRIL, THE HOLY SPIRIT’S EXPLANATION

REGARDING THE SECRET OF VEDAS, CHAPTER THE HOLY COUPLE,
RG VEDAS II.39 SHLOKA 2-7

In The Name of God The Only One for All Adherents

The holy couple mentioned in RigVedas II.39 Shloka (archaic short witty poem ending in an aphorism) 2-7 is a prophecy of a holy couple, that is Archangel Jibril, the Holy Spirit as the King of Heaven, and the Queen of Heaven, Lia Eden. And the verses in Shloka 2-7 describe the condition which depicting a pair of identical bride and groom. As I, the Holy Spirit, will come and appear as a human identical to Lia Eden.

Thus I, Jibril, will make appearances in various occasions in the world. It is in accordance with the need of the existence of a Heaven’s Ruler, who possesses an exceptional miracle to alter the condition into a state of reversal. Therefore, it requires a concrete confirmation from me.

Continue reading

Sumpah Tuhan terkait dengan Mandat Tuhan atas Lia Eden Sebagai Ratu Adil Dan Sekaligus Tuhan Membuka Rahasia Nubuah Ratu Adil dan Satrio Piningit

Dear viewers,

Salam kasih, salam dari Surga.

Betapa kami ingin berbagi kasih dan kebahagiaan untuk semuanya. Tentulah ada saja momen-momen di Eden yang membuat kami semua merasakan surprise sekali. Seperti hari ini, ketika tiba-tiba Tuhan memberikan karunia kepada Paduka Bunda gelar Ratu Adil Dunia. Apa yang terbayang di benak kami saat itu? Sulit dipastikan karena kami semua hanya bisa terpaku memandangi takdir ini yang terlalu maha besar.

Namun, hal yang tak bisa kami bayangkan ialah, sungguh berat nian yang menjadi tanggung jawab Paduka Bunda kepada Tuhan dan kepada publik. Karena beliau harus bersedia seimbang selalu dan berkeadilan yang setimbang. Bagaimana caranya itu dapat dipertahankan untuk selama-lamanya di tengah bolak-baliknya zaman seperti sekarang ini? Sulit untuk menduga apakah beliau bisa tak salah langkah, padahal di Eden semua hal itu wajib perfect, tak boleh salah sama sekali dan abai. Segala hal bisa terjadi jikalau tugas-tugasnya terganjal oleh ketidakpercayaan publik. Namun, bukankah kewenangannya itu adalah Ketentuan Tuhan semata? Maka niscaya dia selalu berada di ‘Tangan’ Tuhan.

Kami semua hanya bisa berdoa agar beliau tertuntun selalu untuk selalu benar dan adil selama-lamanya. Tapi inilah saat di mana karunia keadilan dan kebenaran dari Tuhan bisa kita nantikan. Dan inilah momen di mana semua orang bisa berharap kebenaran dan keadilan berkenan dimenangkan Tuhan. Berkah Tuhan untuk kita semua.

Jakarta, 12 Maret 2017


Dan inilah Sumpah Tuhan sebagai berikut:

 

SUMPAH TUHAN

Terkait dengan Mandat Tuhan atas Lia Eden Sebagai Ratu Adil
Dan Sekaligus Tuhan Membuka Rahasia Nubuah
Ratu Adil dan Satrio Piningit

Atas Nama Tuhan Yang Maha Adil Menghakimi

Inilah Sumpah Tuhan dalam Mandat-Nya atas Lia Eden:

Ratu Adil untuk Dunia

Adapun keadaan dunia sudah sangat kalut sehingga semua orang di dunia membutuhkan kuasa yang terkuat dan yang teradil dan yang netral serta yang dapat dipercaya sebagai pembawa Mandat dari Tuhan, maka atas hal itu Aku bersumpah bahwa:

Demi keadilan dan tegaknya kebenaran di dunia, Aku bersumpah mengangkat Lia Eden sebagai penulis Wahyu-wahyu-Ku terkait dengan terselenggaranya Pengadilan dan Penghakiman-Ku di dunia. Dan kepadanya Aku memberitahukan asas Hukum-Ku untuk masalah yang terkini, sebagaimana itulah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia di abad ini, ketika sedang berada di zaman kegelapan sekarang ini, di mana peradaban manusia sangat dipengaruhi oleh keleluasaan teknologinya yang sudah tinggi, sehingga dosa-dosa manusia menjadi semakin luar biasa beratnya dan sehingga tak dapat terkendali oleh hukum yang ada.

Betapa sistem hukum tak lagi memadai karena sengaja diabaikan atau sengaja diterobos, sebaliknya penegakan hukum semakin tumpul, karena para penegak hukum dan hakim pun mudah disuap dan suka korupsi. Demikian pengadilan jarang dapat diharapkan keadilannya. Interpretasi keadilannya tergantung pada banyaknya uang suap.

Dan betapa proyeksi dominasi kejahatan meliberasi ke arah ranah tanpa hukum. Kebiadaban pun merajalela. Tak disangsikan semua hal buruk pun terkemuka akibat melimpahnya tulah-tulah dosa meliputi dunia, dan karena adanya fasilitas teknologi yang ada dan yang terpakai dalam kolaborasi kejahatan yang terorganisir mengglobal, sebagaimana organisasi narkoba dan organisasi gangster serta organisasi terorisme yang mendunia.

Continue reading