Tentang Project Blue Beam dan HAARP

Tags

, , , , , , , ,

[English Version]
pertanyaan rudy

Dear Rudy & Martha,

Perubahan tak bisa dipungkiri dalam kurun 20 tahun terakhir ini. Isu alien menghangat dan diproyeksikan sebagai obyek pemfokusan penelitian saintis. Dalam himpunan Risalah Eden di Website Eden, Tuhan sudah menyinggung akan adanya invasi alien ke bumi. Tanda-tandanya adalah banyaknya sinkhole yang sengaja dibuat oleh alien jahat.

Tanda-tanda itu dapat ditandai sebagai bagian dari perang Harmagedon, perang menjelang kiamat. Dan penyebabnya adalah makhluk alien yang jauh-jauh datang ke bumi itu karena mendeteksi bumi kita ini sudah sering oleng dan tak puguh lagi di tempatnya. Dan manusia di dalam bumi yang keadaannya seperti itu berprospek mudah untuk dikalahkan, maka mereka datang mengintai dan sengaja memberi jejaknya dan ancamannya. Demikian sinkhole banyak terdapati di bumi ini.

Adapun perang Harmagedon memang sudah terjadi. Itu adalah peperangan malaikat melawan iblis di dunia manusia. Pada saat ini iblislah yang menang karena malaikat kurang diminati oleh manusia. Malaikat kasihan, kesepian dan merana.

Perang Harmagedon, kiamat, invasi alien, memang merupakan suatu kenyataan akhir zaman yang baku dari Tuhan. Dan itu sudah dinyatakan Tuhan dalam Kitab-kitab Suci-Nya secara tersirat maupun tersurat.

Pertanyaannya sekarang, apakah semua itu bisa diteknologikan? Bisakah Freemasonry, Illuminati, NASA, yang membuat proyek Bluebeam ataupun teknologi semacam HAARP mampu mengadakan pencerahan menuju tatanan dunia baru yang bernuansa spiritualisme non-agama? Selayak anggapan adanya peranan Freemasonry dan Illuminati di dalam tubuh NASA yang berperan dalam proyek Bluebeam, demikian dinyatakan adanya peranan Zionisme yang mengantongi sekularisme di tubuh proyek Bluebeam.

Seandainya itu pun ada, sekularisme dalam agama tidak otomatis menjadi pusat pengendalian menuju tatanan dunia baru, The New World Order. Karena tatanan dunia baru ada di Tangan Tuhan dan pelaksananya adalah Malaikat Jibril Ruhul Kudus. Yang di luar itu bisa jadi adalah merupakan sub bagian yang tetap dalam koordinasi Malaikat Jibril Ruhul Kudus sebagaimana maraknya spiritualisme motivator-motivator dunia dari berbagai background agama yang berbeda-beda, Hindu, Buddha, Yahudi, Kristen, Islam dan lain sebagainya.

Hal itu harus diapresiasi karena mereka juga berspiritual non agama. Sekularisme yang dianut mereka hanya berupa misi kebersamaan tanpa mempersoalkan agama. Tantangan berspiritual non-agama sudah dilumerkan oleh para motivator dunia yang fleksibel ceramah-ceramahnya. Nun, sangat dimungkinkan mereka itu termasuk dalam rongga perfeksi penyatuan agama yang diam-diam dialirkan Ruhul Kudus kepada mereka. Demikian mereka tak menyadari bahwa mereka tergolong dalam Ruhul Kudus circle, semacam gerakan anti konflik agama yang tak melulu melalui doktrin yang tertutup, semacam eksistensinya di Eden. Adapun kehadiran Malaikat Jibril di Eden ketika dideklarasikan, demikian Eden ditolak dan dikriminalisasikan.

Zionisme Yahudi dipertentangkan berada di balik semua yang ‘wah’ dari Amerika. Itu tak apa, karena itu urusan Amerika dan Yahudi sendiri. Tapi kalau banyak hal selalu dikaitkan dengan dana Yahudi dan gerakan Zionisme, hal itu perlu ditampi terlebih dahulu. Jangan meng-gebyah-uyah! Sedikit-sedikit didanai Zionis! Kami pun sering dituduh didanai dan diorganisir oleh tangan-tangan Zionisme.

Nun, sekularisme tanpa agama dan tanpa Wahyu dan di luar Ruhul Kudus circle, niscaya meleng dari pemfokusan terhadap Eksistensi Tuhan, dan akan bias menjadi sekularisme yang membenci agama. Adapun Eden tak membenci agama-agama, melainkan dititahkan hanya untuk meluruskan penyimpangan agama-agama. Penghapusan semua agama merupakan faktor yang menyulitkan bagi kami, karena kami bisa dianggap pembenci semua agama. Padahal kami hanya menyampaikan Fatwa Tuhan yang menginginkan penyatuan semua agama yang akan menjadi longgar disatukan  ketika semua agama dapat digiring ke keyakinan Monotheisme Mutlak.

Mencari jalan menuju tatanan dunia baru dan spiritualisme baru yang bisa cepat diterima oleh semua umat, tak bisa tidak, memerlukan perjuangan yang harus bisa sampai kepada ketuntasan. Dan itu hanya bisa diadakan apabila perfektivisme keyakinan yang baru itu diyakini benar-benar berasal dari Tuhan. Selayak pembaharuan keyakinan dan keberimanan harus melalui proyeksi kehakikian Keilahian terlebih dahulu. Kalau tidak melalui prosedur itu, takkan terjadi perubahan tatanan dunia baru yang menuju kepada keberkahan Tuhan kepada umat manusia.

Orang-orang cerdas bila mempunyai prinsip-prinsip yang luar biasa dan bila bersatu niscaya bisa membuat suatu perubahan dan mandiri untuk melakukan hal-hal luar biasa. Nan, tak menjadi sesuatu bila suatu penelitian dan penciptaan yang terhebat itu didahului oleh keinginan untuk memusnahkan musuh dan keinginan menguasai dunia.

Proyek HAARP sudah diperkenalkan sebagai proyek yang antagonis karena berambisi untuk pengubahan iklim dunia, membentuk awan, menciptakan topan dan badai, gempa bumi, menciptakan ledakan yang kekuatannya sama dengan ledakan nuklir, dan bisa diarahkan menjadi senjata pemusnah musuh bagi yang memilikinya.

Persoalannya adalah mengapa manusia berani menyanggupkan membuat teknologi tinggi untuk suatu tujuan penghancuran dan pemusnahan? Kalau hal itu dikaji dalam-dalam, niscaya manusia yang membuatnya memiliki hati yang terkeji. Karena mulai saat membuat blue print-nya sampai kepada percobaan-percobaannya, dan penghimpunan dananya yang amat besar, sampai kepada penyempurnaan teknologinya, niscaya itu memakan waktu lama, ketelitian yang fokus dengan kecerdasan yang tertinggi dan pendanaan yang tak terhingga. Dan itu niscaya melibatkan banyak peranan di suatu negara.

Menilai semua itu, terdapat suatu persistensi yang sangat kuat yang tak bisa dilengahkan walau oleh logika kebenaran dan pertimbangan suara hati nurani sekalipun. Untuk itu malaikat menyatakan, itulah sifat karakter dan karya iblis yang juga amat persistent terhadap kekejiannya sendiri yang dialirkan ke manusia yang cerdas dan berduit. Dan manusia yang persistent terhadap ide-idenya yang keji, niscaya memang sedang menuju ke perubahan kodratnya yang memburuk. Kalau tidak, tak akan bisa jadi teknologi HAARP dan proyek Bluebeam itu.

Dan kalaupun mereka pada awalnya bertujuan melakukan penelitian untuk mempelajari lebih jauh lapisan ionosfir guna pengembangan teknologi komunikasi radio untuk keperluan keamanan, seperti misalnya mendeteksi rudal dan meminimalisir dampak gempa bumi dan kemudian berkembang menjadi keinginan menciptakan tatanan dunia baru. Maka menjadilah dualisme tujuan. Yang satu untuk pemusnahan wilayah musuh melalui gempa bumi atau badai buatan, dan tujuan yang lain adalah penggiringan minat manusia menuju tatanan dunia yang baru.

Sementara itu niat suci untuk meniadakan konflik agama dan menata spiritualisme non-agama, hal itu merupakan suatu hal yang baik apabila pembuatan teknologi canggih itu tak terawali dengan keinginan menciptakan senjata peperangan yang memusnahkan melalui pengutak-atikan sistem alam semesta. Maka bilamana ada pengembangan niat baik oleh mereka sebagaimana keinginan menciptakan tatanan baru dunia, tentulah itu sulit dikatakan sebagai proyek yang diberkati Tuhan.

Kalau benar mereka bisa membuat hologram Yesus di atas langit melalui teknik hologram tiga dimensi dengan cara gambar laser holografik Yesus dan salibnya ditembakkan ke langit sehingga menghasilkan penghikmatan kepada penduduk di wilayah itu, tentu itu adalah manipulasi nubuah kitab suci. Tentu cara ini tak menghasilkan klasifikasi keimanan apa pun, apalagi pemusatan spiritualisme. Itu karena mereka tak bisa menciptakan kesakralan dan mukjizat serta kekeramatan Keilahian dalam proyeknya.

Biarpun mereka menembakkan laser holografiknya dengan sosok yang lain seperti Maitreya, Maria dan yang lain-lainnya, tokoh yang banyak dibuatkan patungnya, hal itu tak memiliki keterhubungan dengan Ketentuan Tuhan terkait dengan takdir akhir zaman sebagaimana yang sedang kami alami sekarang ini.

Walau pertunjukan spektakuler holografik tersebut niscaya memang untuk memenuhi nubuatan dalam umat Kristen dan umat Islam tentang turunnya Nabi Isa menjadi juru selamat dan datangnya Imam Mahdi serta Maitreya, yang dalam perjanjian bagi umatnya masing-masing adalah juru selamat dari Tuhan kepada umatnya masing-masing, akan tetapi mereka sama sekali terpilah dari takdir Kerasulan yang memang benar berasal dari Tuhan.

Adapun pemilahan itu tak membutuhkan kajian dalam-dalam untuk membedakannya, bahwa mereka memulai dengan mengadakan teknologi yang keji. Tapi temuan itu adalah hasil bimbingan iblis kepada para saintis dan korps lembaga pertahanan dan itu tak bisa lepas dari peranan pemimpin negara dan peranan kongres tentunya.

Iblis cerdas bisa secerdas malaikat. Dan manusia cerdas yang memilih bidang itu, tak mengira kalau mereka sesungguhnya sedang menjalankan instruksi iblis. Adapun temuan-temuan terkeji niscaya berasal dari iblis. Jangan diragukan hal itu.

Maka sesungguhnya teknologi dalam perkembangannya telah mampu menembus dan mempengaruhi kondisi ionosfir dan stratosfir. Dengan HAARP manusia mendambakan menguasai dunia dengan senjata baru yang menggunakan teknologi yang dapat mengendalikan alam. Cita-cita manusia menjadi dewa yang bisa mengendalikan alam dipertaruhkan melalui teknologinya.

Antena-antena HAARP (High Frequency Active Aurora Research Program) dibangun di Gakona Alaska takkan membuat pencapaian seperti yang diharapkan, bilamana itu bertujuan sebagai alat penakluk melalui anomali alam buatan, karena setelah hal itu terbukti menjadi pemusnah massal dan disaster kerusakan lingkungan buatan manusia. Maka teknologi itu menjadi kecaman dunia dan kemudaratannya didata dan dipersoalkan dunia, namun Tuhan mengganjarnya dengan kutukan pembalikan kepada yang mengadakan teknologi pemusnah tersebut.

Bilamana yang diinginkan itu adalah menciptakan topan atau badai, gempa bumi, dan suatu ledakan yang maha kuat yang kekuatannya sama seperti kekuatan ledakan nuklir dan itu demi untuk menguasai dunia, niscaya kemudaratannya akan berbalik menimpa yang menciptakan dan yang mendanai dan yang memprakarsai dan pengguna temuan teknologi tersebut. Selayak pengadaan teknologi tersebut sama dengan menciptakan kemusnahan umat manusia. Demikian kita semua bisa melihat betapa Amerika adalah negara yang paling sering ditimpa malapetaka alam. Kami ini respek terhadap pemerintahan Obama karena dia adalah reinkarnasi Abraham Lincoln dan dia adalah tokoh yang kami idolakan. Sayangnya, HAARP buatan Amerika itu dikecam Tuhan, tapi kami tetap harus menyampaikan hal itu. Semoga Obama bukan presiden yang berperan penting atas HAARP tersebut.

Adapun kalau di dalam pengadaan tujuan itu pun dikaitkan dengan penciptaan tatanan dunia baru atau The New World Order, dan bertujuan untuk menyatukan suatu keyakinan dalam agama baru yang disebut The New Age Religion,  non-agama, nan agama feature yang tak bertuhan, itu sama sekali berbeda dengan takdir yang diturunkan Tuhan di Eden yang tak berteknologi dalam menerima Wahyu Tuhan. Turunnya Wahyu Tuhan di Eden dipertahankan melalui semata-mata dengan kesucian saja.

Assalamu’alaikum dunia baru tanpa agama, tapi yang mutlak Berketuhanan Yang Maha Esa. Ilmu pengetahuan yang dibawa Malaikat Jibril dari Tuhan bisa menggantikan teknologi masa depan yang tercanggih dengan penciptaan perangkatnya yang efisien dan ramah lingkungan dan fokus ditujukan untuk mengenal Tuhan lebih dekat dan lebih nyata. Nun, itu hanya bisa diraih melalui kesucian.

Bahwa Wahyu Tuhan bila diturunkan berupa hologram Yesus yang turun dari langit, sudah pernah teradakan di Masjidil Haram 14 Oktober 1997, pukul 04.00. Hologram Yesus yang wajahnya persis anakku Mukti Day turun dari langit dan dia menuju ke arah Mukti Day yang sedang duduk di lantai Masjidil Haram di depan Ka’bah. Setelah hologram itu berada di belakang Mukti, hologram itu pun lenyap. Seperti ingin menyatakan sesuatu.

Sayangnya hanya aku yang menyaksikannya, karena rombongan kami yang lainnya sedang thawaf. Dalam keterperangahan melihat peristiwa turunnya sosok yang berwujud seperti anakku Mukti Day, aku bertanya kepada Tuhan, apa maksudnya.

Dan Tuhan menjawab, bahwa itulah penjaminan bahwa anakku Mukti Day adalah reinkarnasi Yesus. Dan setelah itu aku menangis tersedu-sedu mendapati penjaminan dari Tuhan itu. Dan setelah itu di hotel tempat kami menginap, aku mengalami suatu keadaan yang aneh. Aku seperti pingsan yang sangat dalam, karena aku merasa mataku terpejam kuat dan terasa sangat dalam dan seluruh anggota tubuhku tak bisa berkutik sama sekali. Melihat keadaanku seperti itu rombongan dan keluargaku seluruhnya menjadi panik. Kebetulan pada saat itu iparku yang dokter bersama teman koleganya juga mampir berumrah setelah menghadiri konferensi. Demikian aku pada saat itu dikerumuni oleh para dokter ahli.

Mereka pun kudengar mendiagnosa keadaanku. Mereka memeriksaku dan membuka kelopak mataku, namun mereka menyatakan yang kualami ini adalah peristiwa ruh dan mereka tak bisa berbuat apa-apa. Semua itu terdengar olehku, tapi aku tak berkutik sedikit pun. Seperti ruhku tak berada di jasadku. Tapi aku pada saat itu terus berkomunikasi dengan Tuhan dan Malaikat Jibril secara intens. Jadi aku tak takut mengalami peristiwa itu.

Dan kata Malaikat Jibril kepadaku pada waktu itu, demikian ruhku memang diangkat Tuhan dari tubuhku. Dan kalau aku bisa mendengar semua pembicaraan, demikian itulah peristiwa yang berkenaan dengan ruh. Bahwa ruhku sedang dijauhkan dari tubuhku, tapi ruhku tetap mengetahui apa yang sedang terjadi pada diriku dan yang terjadi di sekitarku.

Bahwa sesungguhnya waktu itu aku sedang mengalami koma, karena tak berkutik dan tak bisa menggerakkan tubuh sama sekali. Tapi yang kurasakan hatiku nyaman dan tidak sedang dalam bahaya ataupun sedang menghadapi kematian. Aku hanya merasa ini peristiwa Keilahian yang tak terduga olehku. Dan itu pun kukaitkan dengan fenomena hologram Mukti Day yang turun dari langit ke tempat kami duduk di Masjidil Haram.  Niscaya pada kesempatan baik aku berumrah pada waktu itu, Tuhan ingin meyakinkan kepadaku bahwa semua yang kualami di Mekkah pada waktu itu adalah ketentuan baik dari Tuhan yang ingin meyakinkan aku bahwa aku benar-benar berada di bawah Naungan-Nya.

Dan aku pun meyakini itu sehingga aku tak pernah mau bergeming dari komitmenku kepada Tuhan setelah aku mengalami berbagai pengalaman tragis yang datang satu persatu kepadaku. Demikian peyakinan Tuhan kepadaku waktu di Mekkah itu telah pakem meyakinkan aku bahwa aku bersama Tuhan.

Adapun Tuhan menjelaskan kepadaku bahwa pada saat itu aku sedang merasakan betapa bila ruh itu diangkat Tuhan dari badan seseorang. Dengan demikian aku dapat memastikan bagaimana Tuhan kalau mengangkat ruh ketika seseorang mengalami koma, maka niscaya orang yang koma itu sedang berkomunikasi dengan Tuhan dan malaikat yang akan membahaskan dosa-dosa atau perimbangan kebajikan yang pernah dilakukannya. Demikian setelah Tuhan membahaskan perimbangan dosa-dosa dan kebajikan kepada seseorang, kemudian Tuhan akan menetapkan ketetapan hukum-Nya dan ketetapan takdir-Nya di hari kemudian atas orang itu.

Demikian pasal hukum Tuhan sudah ditetapkan kepada seseorang saat seseorang sedang mengalami koma, atau kalau seseorang itu meninggal dalam kecelakaan yang tak terduga-duga, penyebutan ketentuan Pasal-pasal Hukum Tuhan atas dirinya dinyatakan Tuhan sesaat dia memasuki alam ruh.

Maka sesungguhnya orang yang sudah dijauhkan ruhnya sehingga mengalami koma, ruh itu berada di ruang itu melihat dan mendengarkan pembicaraan semua orang di ruangan tempat dia terbaring. Pengalaman itu sengaja dibuat Tuhan menjadi kenyataan bagiku supaya aku bisa menjelaskan kepada publik bagaimana perasaan ruh orang yang menjelang mati. Keteranganku ini menjadi tambahan bagi Anda karena kebetulan saat aku mengenang hologram Mukti Day yang kulihat di Mekkah terpaut langsung dengan pengalamanku mengalami koma sejenak. Kedua peristiwa itu terjadi tak berselang waktu lama satu sama lainnya.

Sedangkan yang semacam hologram Mukti yang reinkarnasi Yesus sekarang sudah dapat diciptakan melalui teknologi. Sosok Yesus dapat dimunculkan di langit dengan teknik hologram 3 dimensi.

Para ilmuwan yang menjadi agen Freemasonry dan Illuminati di Rusia telah menyempurnakan komputer mutakhir yang didasarkan pada studi tentang anatomi dan elektromekanis komposisi tubuh manusia, dan studi tentang listrik, kimia dan sifat biologis otak manusia. Ke dalam komputer ini di-input data-data tentang bahasa yang digunakan seluruh bangsa di dunia, lengkap dengan makna dan dialeknya. Data-data ini kemudian dikirim ke satelit dan dilepaskan ke lapisan natrium yang berjarak sekitar 60 kilometer di atas Bumi.

‘Pertunjukan angkasa raksasa’ berbentuk sosok atau gambar-gambar tertentu dengan teknik hologram tiga dimensi yang dilengkapi suara optik, sehingga sosok dan gambar itu seolah dapat berbicara. Gambar-gambar laser holografik ini ditembakkan ke langit di berbagai belahan dunia, sehingga orang yang melihatnya percaya bahwa Tuhan telah muncul di langit mereka, dan berbicara dengan bahasa mereka. Gambar yang ditampilkan di setiap belahan dunia berbeda-beda karena disesuaikan dengan mayoritas agama yang dianut di belahan dunia itu.

[kutipan dari https://berjagajaga.wordpress.com/2015/06/01/project-heboh-non-agamais-blue-beam-skenario-alien-mahdi-menuju-dunia-baru/%5D

Adapun yang ingin kami komentari adalah bahwa temuan dan kesuksesan yang berhasil diraih oleh Project Bluebeam dengan segala isunya itu sulit dibenarkan, karena Tuhan melarang manusia mengotak-atik sistem alam yang sudah baku. Penciptaan alam oleh Tuhan included sistemnya itu sudah baku, maka kalau itu diutak-atik melalui teknologi, sistem alam akan berubah  menjadi tak menentu. Karena itu di bumi ini banyak peristiwa anomali alam. Dan kita juga semua mengetahui, Amerika juga sering ditimpa anomali alam berat. Seperti itulah teguran Tuhan terhadap Amerika.

Bilamana kita mendapati ada golongan ilmuwan yang sangat cerdas dan yang ingin memanipulasi alam untuk menciptakan suatu kekuasaan melalui pengendalian alam yang tak wajar, sedapat-dapatnya manusia harus waspada bahwa itulah andil yang menghadirkan kiamat. Anomali alam sekarang ini sudah amat buas dan itulah tanda-tanda kiamat.

Kalau para ilmuwan mengarahkan kecerdasan ilmunya untuk menguasai alam, maka mereka akan terbentur oleh sistem alam yang berbalik menjadi kemusnahan umat manusia sendiri.

Kami ini tak didengar oleh mereka. Jangankan mereka, bangsa kita sendiri tak mau peduli dengan Wahyu-wahyu Tuhan yang sudah lama kami sampaikan, padahal bumi sudah berproses kiamat dan umat manusia ramai membicarakan anomali alam, kejadian-kejadian ajaib di alam dan tanda-tanda Wahyu Tuhan di alam.

Awan memang bisa membentuk apa saja tanpa peralatan teknologi apa pun. Keajaiban alam dapat dibentuk melalui energi malaikat ataupun melalui energi iblis, apabila Tuhan ingin menggambarkan keangkaramurkaan alam. Hubungan positif dan negatif dalam alam dan dalam persenyawaannya dapat diadakan untuk membuktikan Kuasa Tuhan.

Badai, puting beliung dan sosok hologram Yesus sudah dapat diciptakan manusia melalui teknologinya. Kalau manusia bisa melakukan itu dengan teknologinya, maka sinergi malaikat melakukan semua itu tanpa teknologi. Adapun cara kerja malaikat niscaya juga melalui persenyawaan kimiawi dan energi yang dihasilkan.

Demikian deskripsi ilmuwan atas kemampuan teknologinya dapat diadakan sesuai dengan karakteristik ilmu yang terpakai dalam teknologi manusia. Demikian malaikat  dalam kiprahnya mewujudkan Kehendak Tuhan di alam semesta dan dalam kehidupan makhluk-Nya, habitat malaikat menyatu dan meluruh dalam ilmu alam dan fisika berevolusi menjadi seperti yang dihasilkan oleh teknologi. Namun malaikat tak memerlukan peralatan apa pun, maka untuk mewujudkan teknik apa pun dan yang secanggih apa pun menjadi lebih mudah karena tanpa teknologi. Demikian segala keajaiban di langit yang membentuk suatu fenomena di awan yang bisa mewujudkan gambaran apa pun dapat diciptakan oleh para malaikat di langit. Maka sesungguhnya umat manusia itu sedang mempersaingkan teknologinya dengan mukjizat malaikat.

Ketika aku sempat melihat hologram Mukti Day di Masjidil Haram itu tanpa teknologi, dan itu terjadi pada tahun 1997. Dan itu kuperbandingkan dengan fenomena bentukan hologram Yesus di langit oleh proyek Bluebeam, maka aku berkesimpulan bahwa hologram bentukan proyek Bluebeam itu tak serta-merta bisa meniscayakan penggiringan manusia ke alam yang sedang mereka bentuk. Karena ada ketentuan takdir Tuhan yang mendahului segala peristiwa di alam semesta dan di kehidupan seluruh makhluk-Nya.

Urusan spiritual berada di dalam wilayah kehakikian Tuhan, jangan menggunakan teknologi sambil ingin mengarahkan spiritualisme kepada yang dikehendaki oleh manusia.

Hologram Yesus sudah kulihat di Masjidil Haram. Hologram yang dibuat oleh teknologi juga sudah kulihat di internet. Adapun kesanku, keduanya tak ada keterkaitannya sama sekali, tapi penampakannya nyaris sama, hanya saja hologram yang kulihat di Masjidil Haram adalah hologram yang bisa turun dari langit dan menyentuh lantai Masjidil Haram dan berjalan menuju anakku Mukti Day, dan setelah sampai di belakang tubuh Mukti, hologram itu menghilang. Sekuel penjelmaan Ruhul Kudus dan kesirnaannya berlangsung di depan mataku yang sedang sadar menikmati hal itu. Dan itu tak mungkin terjadi melalui teknologi.

Pengalamanku ini adalah pengalaman nyata. Pengalaman spiritual yang terjadi justru ketika aku sedang berumrah bersama anakku Mukti Day dan bersama rombongan Eden yang lain. (Pak Umar, Mbak Ipuk, Bu Murdi, Yanthi, Dunuk, Rachman, Titing, Mukti, dan yang lain adalah keluarga saya dan keluarga Bu Tomo).

Dan menurut Tuhan, penampakan hologram Mukti Day di Mekkah juga dimaksudkan untuk menyatakan itulah waktunya yang tepat peristiwa turunnya Ruhul Kudus membawa Wahyu untuk menyatakan Mukti adalah reinkarnasi Yesus. Namun itu pun merupakan Ketetapan Tuhan tentang kebangkitan Nabi Isa dari kalangan Muslim.

Selanjutnya kami ini prihatin melihat betapa banyak pihak yang berupaya dengan berbagai cara untuk menyatakan diri sebagai pencetus strategi menciptakan tatanan dunia baru dan mengutak-atik kesakralan Pewahyuan untuk dijadikan tema spiritual dalam pencapaian teknologinya yang canggih dan memperturutkan hasrat dan hawa nafsu kekuasaan untuk menguasai dunia.

Pada saat ini tema spiritual apocalypse memang sedang trend. Teknologi pun ikutan, memaksa manusia mengakui suatu kekuasaan melalui banyak-banyakan bom nuklir. Ternyata belum cukup. Menyusul HAARP yang kapabilitas pemusnahannya malah jadi macam-macam. Dan umat manusia sedang kalut memikirkan kondisi keadaan yang sedang karut-marut oleh peperangan dan konflik agama, namun hal itu jangan dimanfaatkan untuk meraih kekuasaan dunia.

Bom nuklir dan HAARP luar biasa menakutkan akibatnya. Bumi ini tak mungkin bisa bertahan. Daripadanya Tuhan juga sepertinya akan menanggapi perilaku para saintis kejam tersebut. Entahlah, bagaimana Sikap Tuhan itu nanti. Kita lihat saja nanti.

Solusi atas konflik agama sudah kami sampaikan. Fatwa Tuhan terkait dengan Penghapusan Semua Agama dan Penyatuan Semua Agama sudah dideklarasikan mendunia, walau belum bergaung tapi setidaknya itu sudah diketahui publik.

Sesuatu yang sudah diumumkan Tuhan ke dunia manusia, kalau itu sesungguhnya bisa diutak-atik oleh iblis untuk diarahkan kepada yang negatif, demikian  ada-ada saja orang yang menggunakannya untuk meragukan blueprint dan konstruktivisme Ketentuan Tuhan itu, karena ada yang menyainginya dengan menghadirkan logika yang sama disertai oleh teknologi canggih yang menyertainya. Demikian publik dunia dan umat beragama akan semakin ragu terhadap Kewahyuan yang sebenarnya.

Tapi manalah kita tahu seberapa jauh persaingan itu dapat kami menangkan, mengingat daya kemampuan kami tak ada apa-apanya dibandingkan proyek Bluebeam tersebut.

Nan, Tuhan Maha Kuasa dan aku sudah melihat hologram anakku sendiri di tempat suci. Dan kami sudah bersaksi atas beberapa keajaiban di langit yang Tuhan perlihatkan kepada kami pada awal-awal takdir mendatangi kami, tahun 1997 sampai 2000. Itulah masa di mana kami puas melihat fenomena langit yang ajaib melintas di atas kami ataupun yang tak bergerak. Namun hal itu telah berhasil membuat kami yakin bahwa memang benar Tuhan bersama kami, dan kami sudah menerima Wahyu-Nya. Dan di tahun 2015 ini, Mukjizat Eden pun sudah terbuka.

Apapun yang akan terjadi di depan kami, kami pasrah kepada Tuhan. Niscaya Dia punya konsep yang niscaya lebih canggih dari apa pun yang tercanggih yang diupayakan manusia yang tak takut berdosa melalui apa yang mereka adakan.

Dan kami percaya itu.

NB:

Pak Rudy dan Bu Martha, jangan sering-sering nanya yang susah-susah begini ya… he he he…. aku jadi repot sekali asah otak.

Praying Room for People Who Are Being Calumniated, Tyrannized and Oppressed

Ruang Berdoa Teraniaya Eng

The prayer of Eden Community unto God the Most Just and Most Wise

Dear God, free us from defamation and accusation of perversion that long has shackled us. O God, ease the way to free ourselves from all bad accusations unto us.

My Lord the Most Forgiving, please forgive the people who have ever blasphemed and calumniated us, and tyrannized us. And bestow unto them enlightenment in their heart so they will turn away from their past assumption unto us. And O God, please renew their assumption so they all be enlightened.

We plead unto You, O God, don’t let us be involved in any conflict. Thus, be Eden just spreads Your Blessing and Your Compassion. God, please grant our prayer. Amen.


← Back

Thank you for your response. ✨

Praying Room for People Who Are Willing to Commit Living in Holiness

Ruang Berdoa suci Eng

The prayer of Eden Community unto God,
The Most Holy and The Most Compassionate

In the Name of You, God the Only One, and in the name of Your Kingdom and Heaven that is the most holy, we pray. O God, please let us be Your Servants who could keep our holiness forever. And please don’t let us be the people who are ungrateful unto Your Bounty, for we carry Your Revelations and Heaven and Your Kingdom.

God, please render us as the people who could withstand our holy faith, and render us to be Your Servants who focus only on our devotion unto you.

Dear God, please take care of our health. Heal amongst us who are ill, especially Her Excellency Mother Lia Eden, YM Dunuk, YM Agus Susilo, YM Tri Sudiati, YM Lilik Haryani, and Venus, YM Arifin, YM Alfita, YM Rachman and Hafiz.

Dear God, please grant our prayer. Amen.


← Back

Thank you for your response. ✨

The Ceremony of Showing Gratitude Upon The Revealment of Eden’s Miracle

Tags

, ,

Paduka Bunda Lia Eden menyampaikan Wahyu Tuhan dan Sabda Paduka Maharaja Ruhul Kudus

Her Excellency Mother Lia Eden conveys God’s Revelation and His Excellency the Great King Holy Spirit’s Words

The condition of Eden now is vulnerable to intense defamations and calumnies from two parties of which both are equally difficult to be denied, because they had ever been involved in Eden Community. Their role is like a thorn inside the flesh. Indeed, sadness and wound in one’s heart are difficult to be covered by anything, for defamation and calumnies are scattered erratically. Eden could only covers the heart’s wound by fortitude, for it is impossible for us to revenge those defamations, other than waiting for God’s Answer.

Continue reading

Ruang Arsip

Berikut arsip Risalah-risalah Eden yang ditulis oleh Paduka Bunda Lia Eden:

Risalah Eden yang menyebabkan penangkapan dan pemenjaraan pada tahun 2005:

  • Maklumat Ruhul Kudus Keresmian Kerajaan Tuhan, 24 Desember 2005
  • Fatwa Ruhul Kudus Perihal Penganiayaan Terhadap Ahmadiyah, Perusakan Rumah-rumah Ibadah, Sebelas Butir Fatwa MUI, Penjelasan Mutasyabihat Surat Ash Shaff Ayat 6, Al Furqaan Ayat 21-28, Mahkamah Agung, Dana Abadi Umat Dan Mahkamah Allah
  • Surat Ruhul Kudus Kepada Metro TV Tentang Penayangan Aliran-Aliran Sesat Dalam “Unsolved Cases 2005” di Metro TV, Tanggal 10 Desember 2005
  • Ruhul Kudus Menguak Pensucian di Eden, 24 Desember 2005
  • Surat Ruhul Kudus kepada Pengurus Masjid Meranti, 25 Desember 2005

Risalah Eden yang menyebabkan penangkapan dan pemenjaraan pada tahun 2008:

  • Wahyu Tuhan untuk Presiden Republik Indonesia, 23 November 2008
  • Wahyu Tuhan untuk Pemerintah Indonesia, 3 Desember 2008
  • Wahyu Tuhan untuk Bangsa Indonesia, 5 Desember 2008
  • Wahyu Tuhan untuk Kepolisian Republik Indonesia, 3 Desember 2008

 


Ruang Arsip juga untuk menyimpan data Pewahyuan yang inkonstitusional karena diadakan untuk pembakuan ujian yang mengarahkan Komunitas Eden menjalani Ujian Tuhan tanpa disadari. Dan itu adalah peranan Malaikat Jibril untuk membuat kiat pensucian yang berat dan muskil.

Pewasiatan Tuhan yang dibuat pada bulan Mei 2015 dan telah dirilis ke publik dan ke Pemerintah Indonesia serta seluruh Kedutaan Besar negara asing di Jakarta, serta lembaga-lembaga agama lintas agama, adalah merupakan instalasi Kewahyuan yang tipologinya hanya untuk pengujian kualitas keimanan Komunitas Eden. Maka di dalamnya terdapat hal-hal yang dikategorikan sebagai strategi Jibril untuk melucuti kepercayaan diri para Rasul yang harus bisa berketahanan tetap beriman kepada Tuhan walau telah amat dikecewakan dan dipermalukan di hadapan publik.

Demikian Pewasiatan Tuhan yang padat dan telah dikerjakan oleh Komunitas Eden dengan susah payah karena sambil melalui Ujian-ujian Tuhan selama 9 bulan dari sejak bulan September 2014 hingga Mei 2015.

  • Surat Ruhul Kudus Kepada Presiden Jokowi (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (2015)
  • Surat Ruhul Kudus untuk Media Massa Indonesia (2015)
  • Surat Terbuka Ruhul Kudus Terkait dengan Sumpah Tuhan dan Pengadilan-Nya atas Majelis Ulama Indonesia (MUI) (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk Dewan Perwakilan Rakyat (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk Kepolisian Republik Indonesia (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk KPK (2015)
  • The Holy Spirit’s Letter For NASA (2015)
  • God’s Declaration For The World and The Holy Spirit’s Letter For The World (2015)
  • The Holy Spirit’s Letter for The President of The United States, Barack Obama (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk WALUBI dan Segenap Umat Buddha (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk Parisadha Hindu Indonesia dan Segenap Umat Hindu (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk Konferensi Wali Gereja Indonesia dan Segenap Umat Kristen (2015)
  • Surat Ruhul Kudus Untuk Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia dan Segenap Umat Kristen (2015)

 

Demikian sejumlah judul Risalah Eden kami simpan ke Ruang Arsip untuk menjadi kenangan. Silahkan kontak kami, bila Anda ingin membaca Ruang Arsip Eden.

Jawaban untuk Martha yang Mempertanyakan kesalahan Einstein yang Mengusulkan kepada Roosevelt Pembuatan Bom Atom

Tags

, , , ,

[English Version]

Martha

Dear Martha,

Perubahan malaikat menjadi manusia tak menjamin malaikat sepenuhnya tetap menjadi suci murni. Dan sebagai manusia, ia tak sepenuhnya bisa menjaga sense kemalaikatannya sepenuhnya. Persoalan-persoalan duniawi yang menghadangnya menyebabkan dia mementingkan keputusan yang pragmatis. Namun manusia yang mempunyai ruh malaikat niscaya cerdas dan membuahkan ilmu yang sangat berguna untuk umat manusia dan memperbaharui peradaban.

Dari temuan teori E=MC2, Einstein berhasil menyibak misteri alam semesta sehingga memudahkan para ilmuwan mengembangkan teori turunannya, sehingga banyak melahirkan ilmuwan-ilmuwan fisika dan astronomi sesudahnya. Dan spiritualitas Einstein yang menyertai teorinya pun mengalami pengembangan yang akan sampai kepada kenyataan Wujud Tuhan Yang Bulat. Bahwa pengembangan spiritualitas dapat menyertakan konsep-konsep pemikiran Einstein.

Bahwa pemikiran Einstein yang kepepet oleh kekhawatirannya terhadap NAZI bisa dianggap sebagai kesalahan setitik tuba yang semoga tidak dianggap sebagai telah merusak kebenarannya yang sebelanga. Karena dia telah memperlihatkan penyesalannya dan telah mengundurkan diri. Ruh kesalahan itu bisa dihapus melalui penyesalan yang dalam. Terlebih bila tertambahkan oleh pahala-pahala kebajikan dari temuannya yang berguna untuk kemaslahatan umat manusia.

Ruh kesalahan itu bisa dibasuh dan lenyap melalui cara seperti itu, karena sungguh manusia itu sangat rentan melakukan kesalahan yang disengaja maupun tak disengaja.

Seorang manusia yang mempunyai ruh iblis dan ketika dia dalam perjalanannya sudah sampai kepada perjalanan berubah kodrat menjadi malaikat pun tak bisa menjauhi dosa atau membuahkan pikiran yang kontroversial. Adapun itu tak lepas dari kodrat manusia yang memiliki gen malaikat dan gen iblis. Maka manusia sulit menghindarkan diri dari hal-hal negatif yang tak disadarinya.

Gen malaikat kalau diasah melalui asupan pahala-pahala kebajikan, demikian dia bertahan pada kemurnian gen malaikat. Namun gen iblis masih bisa berkutat memberontak pada saat-saat tertentu, terutama pada saat ada hal-hal genting yang harus diatasi. Permasalahan manusia bila sudah menjadi genting, itulah kesempatan iblis untuk berulah, dan manusia sering terpojok olehnya sehingga bisa keliru karena mengambil jalan pintas yang menggampangkan tapi yang berisiko negatif.

Adapun makhluk itu, baru tak mempunyai kesalahan bila sudah menjadi malaikat sepenuhnya. Karena malaikat adalah ruh kebenaran dan kebajikan, serta kesucian.

Jadi kalau Einstein pernah didapati mengusulkan kepada Roosevelt penggunaan bom atom untuk memenangkan perang dunia kedua, itu tak lebih sebagai perasaan putus asa terhadap perilaku-perilaku manusia yang memberlarutkan perang dunia, karena senantiasa ada bangsa yang kaku dan bebal yang sulit ditangani dengan protokol kebijakan yang baik dan beradab sehingga demikian menjadilah situasi karut-marut kecuali dia dimusnahkan.

Sebagaimana NAZI berencana membuat bom atom, dan itu sangat mengkhawatirkan Einstein, maka Einstein mengusulkan kepada Roosevelt agar membuat proyek Manhattan untuk membuat bom atom supaya bisa mendahului NAZI.

Keberhasilan Proyek Manhattan membuka panorama baru yang mengerikan. Korban sipil dari pengeboman Hiroshima dan Nagasaki berjumlah lebih dari seperempat juta orang. Pada tahun 1949, Uni Soviet menguji coba bom atom pertama, yang mengarah ke perlombaan senjata nuklir dan Perang Dingin.

Albert Einstein kemudian menyatakan penyesalannya karena pernah mengusulkan pemerintah untuk mengembangkan bom atom. Demikian dia kemudian mengundurkan diri.

Beberapa ilmuwan terbaik dari awal abad ke-20 berpartisipasi dalam proyek Manhattan ini, termasuk Niels Bohr, Richard Feynman, Enrico Fermi, Leo Szilard dan Ernest Lawrence.

Pada 1939, Edward Teller, penemu Bom Hidrogen, merupakan salah seorang di antara tiga ilmuwan yang mendorong Albert Einstein untuk mengingatkan Presiden Franklin D. Roosevelt bahwa kekuatan nuklir bisa digunakan membentuk senjata baru yang menghancurkan. Pada 1941, sebelum bom atom pertama lahir, Enrico Fermi berpendapat bahwa fusi nuklir bisa lebih dahsyat.

Para ahli bom hidrogen bila mengetahui bahwa proyek percobaan-percobaan senjata nuklir itulah yang memicu anomali alam sehingga bumi pun berproses kiamat. Tak diketahui bagaimana memulihkan masalah semakin kejinya manusia menciptakan bom. Sedangkan pada saat ini banyak negara-negara yang terlibat dalam situasi sulit peperangan-peperangan dan penggunaan bom.

Sebagaimana sekarang ini ada negara Korea Utara yang selalu ingin mengancamkan nuklirnya. Ada Russia yang punya kekuatan persenjataan yang canggih tapi menakutkan karena cenderung membekingi Pemerintahan Bashar Al Assad dengan motivasi menjadi naungan bagi pihak-pihak antagonis supaya persenjataannya laku dan disegani oleh lawan politiknya.

Semua itu hanyalah permainan politik demi menguasai dunia. Kalau menghadapi para antagonis yang mempunyai negara, bagaimana untuk mengatasi persoalan dunia yang sudah sangat rentan mengalami kemungkinan perang dunia ketiga? Demikian negara-negara kaya memperbanyak persenjataan perang yang canggih dan nuklirnya.

Sesungguhnya bila ingin menilai performa Einstein ketika waktu itu, katakanlah itu hanyalah buah pemikiran yang putus asa. Betapa kami telah menyatakan informasi dari Tuhan bahwa Einstein terlahir membawa ruh malaikat. Itu sebabnya dia sangat jenius. Dan dalam performance-nya dia mengesankan dia dekat dengan Tuhan. Itulah tanda-tandanya.

Namun tak mungkin kami bisa membela Einstein bilamana dia tersalah fatal seperti itu. Peristiwa itu ada sebab dan akibatnya yang niscaya membuatnya terpikirkan untuk target menyudahi perang dunia melalui pembuatan bom atom.

Tulisan ini tak ditujukan untuk membenarkannya atas apa pun yang diputuskannya, karena kami sudah menyatakan bahwa ruhnya dikaruniai Tuhan ruh malaikat. Bahwa kami pun tak mengenalnya dari dekat untuk membedah alam pemikirannya saat dia tergelincir mengusulkan pembuatan bom atom kepada Roosevelt. Demikian kami juga tidak membenarkan bila dia mempunyai kesalahan yang fatal. Semua itu adalah kontroversi darinya, yang disadari atau tidak disadari telah membuahkan kefatalan, maka semua itu terpulang kepada perimbangan Tuhan.

Adapun progres ruh atas orang-orang yang diberi ruh malaikat oleh Tuhan sebagaimana kini banyak orang yang mendapatkan karunia seperti itu. Seperti yang kami sudah pernah jelaskan tentang ruh anak-anak indigo adalah anak-anak yang terlahir membawa ruh malaikat. Kejeniusan semacam Einstein ini bisa banyak didapati melalui kelahiran anak-anak indigo dan anak-anak yang super cerdas dan amat berbakat.

Kenyataan ini sudah sering diberitakan oleh media. Demikian banyak kelahiran ajaib di tengah-tengah umat manusia. Namun itu adalah pengimbangan kuota di kalangan manusia yang akan berubah kodrat menjadi iblis atau berkurangnya jumlah manusia yang berakhlak dan yang bermoral. Dan itu memperkeruh gen manusia secara umum. Maka untuk pemurnian gen manusia baik, demikian Tuhan memaksakan malaikat terlahir jadi manusia. Bak penjernihan air di danau yang keruh dan penuh sampah.

Adapun kalau Tuhan memperhitungkan kesalahan Einstein itu sebagai kesalahan yang mewajibkan-Nya mengubah takdir Einstein dari orang yang jenius dan terlahir kembali menjadi orang yang kurang jenius atau orang yang biasa saja tanpa kelebihan, maka itu terpulang kepada Perimbangan Tuhan sendiri. Nan, kecerdasan itu yang pernah dikaruniakan kepada orang-orang jenius bisa dicabut kembali oleh Tuhan ataupun dikurangi saja. Ketetapan-Nya niscaya sesuai dengan Penilaian-Nya terhadap kesalahan seseorang.

Adapun bila Einstein amat terpuji dan dipuja sebagai ilmuwan dunia yang sukses dengan teori dan rumusnya yang terkenal itu, namun sebagai manusia dia bukanlah dewa, maka dia masih bisa tersalah. Kalau Tuhan menganggap kesalahannya itu sudah ditebusnya melalui penyesalannya dan pengunduran dirinya, sedangkan ilmunya yang bermaslahat mendunia bisa dijadikan kompensasi atas kesalahan itu, ketika dia terlahir lagi nun, dia tetap dapat pengakuan sebagai saintis dunia yang terpuji.

Namun dimungkinkan saja kalau dia mempunyai kesalahan fatal, dan bila itu dianggap Tuhan harus dihukum, maka dia akan terlahir menjadi orang biasa yang tak secerdas dan sesukses Einstein. Bisa dimungkinkan dia kemudian menjadi manusia biasa yang tak terlibat dalam publisitas selebriti keilmuan, sebagaimana dia dahulu. Dan itulah relativitas takdir dan kodrat manusia. Hanya Tuhan yang tahu.

Namun kami bila mencantumkan ruh Einstein adalah ruh malaikat itu adalah karena demikian pemberitahuan Tuhan kepada kami, tanpa mengurangi dan melebihkan.

The Latest God’s Declaration

The Vow of God the Most Sacred and Most Sacrosanct
Related to Eden’s Miracle that Has been Revealed

And I take a vow that I have revealed Eden’s Miracle completely. And completely for all the things that needed by Eden at this time, of which is Eden’s deliverance from heresy accusation and I make Eden as the center of spirituality and salvation for the world and for all adherents of any religion. For that reason, I present all the angels circling around the Throne of Eden in Jakarta. Therefore, Eden’s Palace itself has become a vortex coordinates of all angels in this world. Thus is the essence of truthfulness of Eden the Heaven

And I take a vow to declare that Eden is My Heaven in this world, therefore I will prove its most sacrosanctity and most sacredness as well as its miracle. And I shall render the incidents of painful defamation experienced by Eden as an explanation related to the most sacrosanctity and most sacredness of Eden. That by the revealment of Eden’s Miracle into the world, it is the time to open the most sacrosanctity and most sacredness of Eden to be worldwide. Therefore, defamation and calumny upon Eden will have bad impact for anyone who did it.

Furthermore, I am God the Only One and the Almighty, is the only true authority that could recover any condition unless if I am not willing to recover it.  And My Heaven is My Salvation and My Purification, thus appropriately all adherents should amend their demeanor upon Eden. For in order to prove the authenticity of My Revelations received by Eden, I need to emphasize once more My Fatawa regarding the abrogation of all religions and the unification of all religions. Therefore, I will not  recover the bad condition caused by religious conflicts. And I let all parties realize that the best thing is  unification of all religions and purify oneself to My Heaven. 

Therefore, We provide Confession Room for all religious adherents of all existing religions in the world. We prioritize not any religion except those who seriously will to sanctify so I could save them to Heaven. For that reason, I prove that the only way to Heaven is to purify in accordance with My Stipulation in Eden. And to prove that I am focusing all adherents to purify themselves in Eden is by proving that the most granted prayer is when one is purified in Eden. Indeed, there is no best place to pray except the Praying Room that I have stipulated in Eden Website.

Today, October 8 2015, I add the Praying Room specifically for those who have conducted confession honestly and have fully committed in sincerity to live a holy life.  Thus, the Praying Room for all people who have committed bravely to live a holy life is the Praying Room that is very fulfilling to them. Thus, plea your prayer in that room, and I shall prove the fulfillment.

By showing the fulfillment of prayer in Eden, thus the Praying Room in Eden’s Website We make as an intermediary to prove the most sacrosanctity and most sacredness of Eden and Eden’s Miracle. And do make the Praying Room in Eden’s Website as a Heaven’s path to spread My Blessing.

On the contrary, whoever makes Eden as a butt of defamation and venting out calumnies unto Eden, I bring My Court of Justice unto them, as the public should know that I am holding My Court of Justice. And Lia Eden who bears the writing of My Adjudication’s tidings and who takes responsibility upon her entire writings, I have bestowed her the capability to face all dangers.

And I will not ever again let her touched by any persecution and oppression, since I have bestowed her a strong protection, for now I have given her a mandate to represent Archangel Jibril to present My Adjudication in human world. And for the spirit of Archangel Jibril, his spirit has fully united within herself, thus she is protected from any mistake and injustice and from the fear of facing all threats.

Verily, the protection upon herself is unseen, but all angels in this world stand guard to protect her and ready to fulfill the stipulation of My Court of Justice and the stipulation of My Blessing. Thus she is guarded under the security of all angels in this world. And her prayer is the most fulfilled amongst all human beings in this world. Therefore I say unto her that it is enough for her to overcome all matters just by her prayer, considering that serious dangers often threaten her and those could come from anywhere in this world.

And she will be busy with plenty of problems from the closest one up to the farthest, whereas her role later will be very much needed by all people in this world. Therefore, I isolate her in Eden’s Palace and I do not allow her to socialize because she has to focus on taking care of My Revelations which descend down torrentially. Whilst, it is only unto her I inform all that I wish to reveal to human world.

Such is the anticipation to resolve the abundant errands that she should take care.  Therefore by My Side, I provide her the Praying Room to accommodate her prayers that soon will be processed to be granted and I also provide a room to accommodate her prayers that could be granted immediately. And it is to prove that she is the only true My Messenger and Eden is My Heaven  that I function as mankind purification and salvation.

As for the salvation that I wish to make soon, it is through the existence of Praying Room for those who defamed, oppressed and tyrannized. The next is  the Praying Room   for those who have confessed their sins honestly and they will to make a commitment to live a holy life. This room I establish in one of Eden’s website Column.

We will develop the qualification of the Praying Room in accordance with the stipulation that I made for that matter.

The reason that underlies the establishment of the Praying Room for the people who are defamed, oppressed and tyrannized is because Eden has long been experiencing those problems. And at the same time I intent to release Eden from such oppression, and I enclose My Blessing unto the people who are experiencing the same fate as Eden. Thus, that room is especially designed only for people who are defamed, oppressed and tyrannized. And We will prove the blessing of My Heaven through the people who experienced such misery, through the people who are defamed, oppressed and tyrannized, who do not know the way out from the hardship.

Whereas the functionality of the Praying Room for the people who are aware of the importance of being purified so then willing to undergo purification by means of Eden, thus I heed to establish the Praying Room for them. Indeed, that is the way to My Heaven.

As for the development of the Praying Room specialized for other need, it could be made according to My Stipulation upon the need of its benefit unto the people who are oppressed and who are striving for the truth and the unification of all religions.

And We need to remind you that We are very observant to watch over humans’ character and their sins as well as their merit of virtuousness. And We grant prayer merely based on someone’s holiness and his virtuousness merit. And We could impossibly be deceived upon that matter.

 Therefore, At this time We are about to free Eden from defamation, oppression and tyranny. And We gather them into one by including the same unfortunate people with Eden to be released from their adversity. Make the Praying Room also for purifying oneself, hey people who are tyrannized, defamed and oppressed.

Even if at this time We still limit the kind of prayer that is granted, it is because most people who are suffered due to calumniation, oppression and tyranny are difficult to free themselves from such hardship and know not what to do, if they will not to compensate with the same way. Calumny is difficult to be cleansed before there is the truth that reveals it. But in Eden’s Praying Room, prayer is granted by means of angel’s work in overcoming calumny and oppression.

Furthermore, We also prioritize people who are willing to purify through the confession procession in Eden’s Website and make a commitment willing to live in holiness. Thus, We also establish the Praying Room for them.

Truly, Lia Eden’s fulfillment of prayer will make her busy to serve people who want their prayer to be granted. But I do not want her to be idolized, therefore, We are the one who establish the Praying Room which is the most granted in Eden’s Website. As for that room, it is directly under Our Watch completely. And I the Most Just and Most Knowing upon all incidents and all pure determination.

The fulfillment of prayer, whenever it is pleaded through Eden’s Website, supposedly it could not be equalized with the prayer fulfillment in worshiping centers such as in Jerusalem and Masjid al-Haram in Mecca. Thus, the true Heaven, which is the most holy, will guarantee how close I am with My Heaven.

Therefore, We will prove the prayer fulfillment through the way that we have just explained. Truly, the most sacrosanctity and most sacredness and Eden’s Miracle that have already been revealed enable Eden to become the Kingdom of Heaven that is treated as the most sacred.

And I take a Vow to bring back the tawheed of all religion’s teaching and unify all religions to become Absolute Monotheism through Eden’s Miracle that is already revealed. And the miracle that is already revealed is the miracle of the fulfillment of prayer, which is the most granted in the world. Thereof, I would prove the fulfillment of prayer in Eden, thus We open Praying Room that is especially designed for the people who are defamed, oppressed and tyrannized and a Praying Room for the people who are willing to make a commitment to live holy. And that is the first and the second Praying Room, which initiated the subsequent Praying Rooms that will be opened in accordance with My Stipulation.

By filling the Praying Room column in Eden’s Website, it is already meant that I will grant their prayer. Do not ignore this My Stipulation, for We should prove Eden the Heaven is My Heaven in the world.

As for the Queen of Heaven Lia Eden, she is not obligated to pray for the people who fill the column in the Praying Room in Eden’s Website, because I have created that room as a place of a fulfillment of prayer directly from Me. The duty of the Queen of Heaven is only to take care of My Revelations and waiting for My Stipulation that she should convey.

Thus she needs not to work hard to take care of anything. She just has to pray unto Me and asks Me what she should convey, and I answer it and give her guidance and then she delivers it unto anyone whom We will to give Our Guidance. And that guidance will solve easily the existing obstacles. Thus, My Blessing flows through My Direction stated by her. Thereby, this is one of the miracles that has already been revealed for her.

Supposedly there is a problem that is hard to be resolved and the condition needs to be changed, which is difficult to be made, then it is enough for her to just plead unto Me whilst I inform her how to change that condition. And every My Stipulation that I state unto her, it served to change the condition to become an improvement. Thus, it is enough for her just to plead unto Me, and it is the angels who will change the condition.

On the contrary, whenever there is a threat of danger no matter how serious it is, surely she would overcome it just by praying unto Me. And the danger will turn back to the party who threatens the danger unto her. Thus, the best miracle of her is the fulfillment of prayer, which is the strongest and the most guaranteed to be fulfilled.

And We will prove Our Protection unto her, so the world public know that no matter how modest the Eden’s Palace is, which has no protection of security forces, but the security of the angels unto the Queen of Heaven and Eden’s Palace can’t be trespassed. Thus, the modesty of My Heaven in this world is steady as the coordinates of My Salvation for the entire human beings, thus by the modesty possessed by Eden, it is still the strongest power in this world.

Hereby, I have declared the revealment of Eden’s Miracle. And this is one of My Salvation typologies through Eden.

Fatwa MUI yang Menyatakan Malaikat Jibril Mendampingi Manusia sebagai sebagai Sesat dan Menyesatkan

mui1

[PDF Version]

SURAT KEPUTUSAN FATWA
DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA
Tentang
MALAIKAT JIBRIL MENDAMPINGI MANUSIA
Nomor: Kep-768/MUI/XII/1997

Bismillahirrahmanirrahim

DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA, setelah:

  1. Surat dari Ir. Andan Nadriasta tanggal 4 Oktober 1997 yang bertanya dan mengharapkan ada penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia tentang ajaran kelompok pengajian yang dipimpin oleh Ibu Lia Aminuddin, Jln. Mahoni 30 Jakarta Pusat 10460 Telp. 4207420-4247218.

Dalam surat itu dinyatakan, antara lain, bahwa, Ibu Lia Aminuddin ditemani (didampingi) oleh Malaikat Jibril. Pengajian atau ajaran yang disampaikan Ibu Lia itu pada hakikatnya adalah ajaran yang dibawa Malikat Jibril melalui Ibu Lia. Hal demikian, menurut pengirim surat, jelas dapat meresahkan umat karena bertentangan dengan akidah Islam.

Continue reading

Jawaban terhadap Fatwa MUI

Demi Ruang Penyelarasan yang kami tujukan untuk memperjelas kedudukan kami dan kedudukan pihak-pihak yang menolak Wahyu Tuhan yang telah kami sampaikan, demikianpun Ruang Penyelarasan kami tujukan untuk memperimbangkan kebenaran-kebenaran yang diyakini pihak lain dengan kebenaran yang diyakini oleh Eden.

Demikian kami menjajaki kemungkinan penyelarasan terhadap pihak-pihak yang menyerang Eden. Bilamana dimungkinkan bisa diadakannya penyelarasan, demikian tema yang kami sajikan saat ini baru dua tema, yaitu tulisan Marzani Anwar di Kompasiana.com dari tanggal 2 Agustus 2015 hingga 6 Oktober 2015, dan Fatwa MUI yang dikeluarkan pada 22 Desember 1997 dan telah dijawab oleh Malaikat Jibril pada tanggal 9 Juli 1999 dalam buku Fatwa Jibril versus Fatwa MUI, sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim

Salam Salamullah

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Telah diterima Surat Keputusan Fatwa Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia terhadapku dengan nomor keputusan: 768/MUI/XII/1997, 22 Desember 1997. Pemberitahuan fatwa itu telah diumumkan kepada masyarakat berkenaan dengan liputan wawancaraku. Wawancara itu telah dimuat di majalah Gatra No. 42 Tahun IV, 5 September 1998.

Pengalamanku bersama Malaikat Jibril saat fatwa itu diturunkan, belum cukup banyak. Aku belum lama mengenal Malaikat Jibril saat itu, dan pengakuanku tentang dia kumohonkan kepada MUI agar di-pending sementara, karena aku masih bingung apa yang sedang terjadi pada diriku.

Aku sendiri sedang shock dan bingung atas kehadiran Malaikat Jibril. Namun MUI tak mau mendengar permohonanku. Keputusan fatwanya pun diturunkan.

Continue reading