• Contact Us

Komunitas Eden

~ Eden the Heaven

Komunitas Eden

Category Archives: Rongga Puisi

Masih ada pertanyaan

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Masih ada pertanyaan

judul puisi 14

[English Version]

Masih ada pertanyaan yang belum terjawab
Ialah untuk apa semua ini kulakukan?
Kalaupun semua orang marah kepadaku
Tapi apa yang harus kukatakan?
Kalau perasaanku ini tak ada yang mau memahaminya
Bahwa Tuhan yang tak mau aku diam

Dia tahu aku sudah ada di padang pasir yang membentang
Setiap jejakku nyata terlihat
Padang pasir itu mencetak pijakanku

Kini aku ada di pinggiran oase
Kaki dan bajuku basah berkecimpung di air yang jernih
Badai pasir terlihat juga olehku
Tapi takkan pernah sampai ke oase
Tempatku menikmati air sejuk dari Tuhan

29 September 2015

Siapa yang Bilang?

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Siapa yang Bilang?

judul puisi 12

[English Version]

Siapa yang Bilang?
Aku tak tahu kalau ada yang bilang aku sesat
Tapi aku juga tak tahu siapa yang dikatakan menyesatkan

Padahal aku fokus menyembah Tuhan Yang Maha Esa
Adakah Tuhan selain Dia?

Bagiku segala ancaman dan penistaan itu sama
Tak cukup melukai hati
Dan tak bisa membuatku berpaling dari Tuhan
Yang membawaku kemari
Ke takdir nan penuh onak dan duri

Tak kusesali semua yang sudah kujalani
Aku ternyata hanya tersesat di ruang hampa cinta
Yang kutemui hanya kebencian dan kemarahan

29 September 2015

Pasang Surut Diamku

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Pasang Surut Diamku

judul puisi 11

[English Version]

Siapa yang bilang aku selalu diam
Menjadi pertapa
Aku mau membuat pameran bunga
Seperti dulu, bukti aku masih berkarya

Siapa yang mau datang bila kuundang melihat pameran bungaku?
Jangan-jangan sepi pameranku, tak seperti dulu
Sibuk aku membalas sapaan para tamu

Ah, zaman telah berubah
Wahyu-wahyu Tuhan tak mengizinkan aku mengundang tamu dan berpameran
Dia lebih suka aku berada di sini
Terus menulis dan merangkai bunga
untuk ilustrasi Firman-firman-Nya

Sudahlah, zaman memang sudah berganti
Pameran bunga tak lagi berarti apa-apa buatku dan bagi semuanya
Wahyu-wahyu Tuhan saja tak dianggap menarik
Apalagi bunga-bunga yang dirangkai oleh seorang tua seperti aku ini

Kini aku tak lagi diam
Firman Tuhan dan bunga-bungaku kutanam di website
Menunggu cerah datang

29 September 2015

Maafkan Daku

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Maafkan Daku

judul puisi 10

[English Version]

Suara biola masih terdengar syahdu
Tak mendalam memintal kenangan
Tak berhasil mengungkit hati yang sunyi
Tapi memberi keindahan rasa

Aku nyaman di sini,
Menjalin kisah terkini menunggu masa depan

Maafkan aku yang terlalu mencintai Tuhan
Sampai-sampai aku lupa waktu
Dan aku sudah semakin menua
Menunggu usia dijemput Tuhan

Oh, tak ada jeda menuliskan Firman-firman-Nya
Tak ada hari yang kosong
Sampai aku tak ingin meninggal
Sebelum selesai tanganku ini menuliskan Wahyu-wahyu-Nya
Maafkan aku yang belum bisa melepas kepasrahan di usiaku yang tua ini
Karena tulisanku belum sampai ke ujung dunia

Bianglala

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Bianglala

judul puisi 9

[English Version]

Kalau Cinta Tuhan mau dituliskan dengan tinta
Bianglala harus jadi tintanya
Supaya colorful

Dan kalau Cinta Tuhan ingin dinikmati
Jangan melihat bianglala
Nun, jadikan Dia cahaya yang menerangi hati
Biarkan Cahaya-Nya menyuarakan Cinta Kasih-Nya

Jangan tunggu kuncup menjadi kembang
Kalau Suara-Nya sudah menyeruak di hati

Biarkan saja semuanya hilang lenyap
Asal bukan Suara-Nya
Biarkan hidup dijajah caci-maki
Masih ada cinta dari-Nya

Duh, Cinta

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Duh, Cinta

judul puisi 8

[English Version]

Jangan sangsi melihat cintaku yang tak berwujud
Terlalu abstrak

Nun, berhasil untuk kujadikan hiperbola cinta
Sampai-sampai aku sendiri tak tahu ujungnya akan sampai ke mana
Bagaimana mungkin cintaku tak berujung di bumi ini
Tak juga habis untuk mengelilingi langit
Tapi utuh untuk Tuhan

Bagaimana mungkin ada cinta
Seperti cintaku yang tak berujung ini?
Sampai-sampai tak ada padanannya

Beranak-pinak buah hatiku dari-Nya
Menjadi lirik lagu dan puisi
Atau menjadi tulisan nan panjang sekali

Menjadi deretan buku-buku dan risalah-risalah tebal
Catatan nan indah sekali
Oi, tak ada yang kupuja selain Dia

Aku Masih di Sini Menangisi Peperangan

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Aku Masih di Sini Menangisi Peperangan

judul puisi7

[English Version]

Bumi basah dengan darah
Untuk mencerna adakah Tuhan di tengah peperangan?
Dan adakah Dia tak mencium bau anyir darah di sana?

Dan aku melihat ribuan pengungsi mencari suaka
Di negara-negara lain yang iba
Atau yang memaksa mengusir mereka

Lalu aku berpikir
Bagaimana rasanya menjadi pengungsi yang terusir
Atau yang diterima dengan terpaksa?

Manakah yang lebih baik
Memperjuangkan kebenaran keyakinan melalui peperangan
Atau mengurusi pengungsi yang sengsara
Di laut maupun di pengungsian
Mana yang lebih baik bagi Tuhan?

Aku di sini menuliskan apa yang dituntunkan Tuhan
Ah, aku hanya bisa menulis
Tanpa bisa berbuat yang lain
Karena aku sudah tua dan hanya bisa menangisi
peperangan dan pengungsian

Ah, aku cuma memiliki tangan tua ini yang bisa menuliskan Wahyu Tuhan
Yang memberi petunjuk dan solusi-Nya
Yang masih tak dipedulikan

Kongkrit

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Kongkrit

judul puisi6

[English Version]

Siapa yang mau kemalangannya dapat dilipat menjadi buku
Aku tahu cara melipat kemalangan menjadi buku
Aku jadikan puisi, lagu, artikel dan konsep

Baru-baru ini aku baru tahu
Bahwa mengkonsep sesuatu supaya bisa menjadi berlembar-lembar
dan sampai bisa dijadikan buku
Adalah memulai sesuatu itu,
harus dengan menikmati bahaya
Dan harus dimulai dengan kebenaran yang diyakini

Kumpulkan semuanya yang diyakini benar
dan satukan
Jangan diramu, jangan dibuat konsep
Jalani saja satu persatu
Supaya itu saja yang jadi konsep yang kongkrit

Basah oleh Fitnah

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Basah oleh Fitnah

judul puisi5

[English Version]

Tak merona air mataku karena difitnah
Tak juga kering sapu tanganku oleh tangisan difitnah
Aku sudah bosan difitnah
Dan tak mau lagi

Banyak sekali fitnah yang harus kusangkal
Apa yang harus kulakukan supaya aku bersih
Dan bisa terbukti tak bersalah
Kalau semua orang sepertinya tak mau melihat aku tak bersalah

Seperti pemanasan global yang menggersangkan tanah airku
Seperti kabut asap yang menghalangi pandangan

Aku ingin lari dari para pemfitnah
Supaya aku bisa hidup tenang
Sayangnya aku tak bisa pergi menjauh dari hal itu

Butuh waktu yang panjang
Dan kebenaran yang panjang yang tak pernah putus-putusnya
Sampai yang terpanjang itu terus memanjang
Sampai kepanjangannya tak tahu akan berakhir di mana

Lalu aku mencoba berdiri di tengah-tengah fitnah
Ketika tersadar fitnah itu ternyata semakin layu
Aku sekarang sedang menunggu kebenaran tertentu
Yang dapat kufungsikan untuk mengalahkan fitnah yang sudah layu itu

Sulitkah Menangis untuk Kemalangan?

29 Tuesday Sep 2015

Posted by Komunitas Eden in Rongga Puisi

≈ Comments Off on Sulitkah Menangis untuk Kemalangan?

Tags

aku sedih, butuh, fitnah, kemalangan, puisi, wajah kebenaran

judul puisi4

[English Version]

Kalau aku sedih aku tak menangis
Sampai kemalanganlah yang membuatku menangis

Apa kemalangan yang membuatku menangis?
Difitnah dan teraniaya

Karena butuh waktu untuk membasuh fitnah
Dan butuh ketahanan untuk menyatakan
keteraniayaan itu adalah wajah kebenaran

← Older posts
Newer posts →

Buku-buku Eden

  • Teologi untuk Pancasila
  • Teori Segalanya dari Tuhan
  • Tuhan Menjawab Penelitian ‘Proving God’
  • Tuhan Menjelaskan Masa Depan Indonesia

Pertanyaan & Jawaban / FAQ

  • Pertanyaan yang Sering Diajukan ke Eden
  • Frequently Asked Questions (FAQ) to Eden

Newest Releases

  • Merayakan Hari Raya Surga, Malam Tahun Baru 2024
  • Serumpun Ilmu Baru dari Tuhan akan Disampaikan oleh Ruhul Kudus
  • Dampak Perang Dunia Mengakibatkan Gejolak Kiamat Menjadi Lebih Parah
  • [Song] Pancasila Sakti
  • Berdoa Dipersonalkan, Tak Perlu Perantara, Pemberkatan Langsung dari Tuhan
  • Kitab Suci Surga adalah Kitab Kehidupan atau Ummul Kitab
  • Dunia Alam Ruh
  • Hukum Tuhan di Alam Ruh
  • Surga dan Neraka Itu Niscaya Teradakan di Dunia
  • Skema dan Penampang Jaringan Aliran Ruh Tuhan ke Seluruh Semesta

Releases by Year

  • 2022 Releases
  • 2021 Releases
  • 2020 Releases
  • 2019 Releases
  • 2018 Releases
  • 2017 Releases
  • 2016 Releases
  • 2015 Releases

Ruangan

  • Ruang Pengakuan Dosa
  • Ruang Berdoa
  • Ruang Kesaksian
  • Ruang Eksibisi Kemarahan
  • Ruang Penyelarasan

Visitors

  • 333,735 hits

Buku-buku Eden

  • Teologi untuk Pancasila
  • Teori Segalanya dari Tuhan
  • Tuhan Menjawab Penelitian ‘Proving God’
  • Tuhan Menjelaskan Masa Depan Indonesia

Our Social Media

YouTube Channel

Twitter

Facebook

Alamat / Address

Jl. Mahoni No.30
Bungur, Senen
Jakarta Pusat 10460 Indonesia

Telepon/Phone:
(+62 21) 424 7218

Email:
info@KomunitasEden.com

Follow Blog via Email

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 47 other subscribers

Loading Comments...