[English Version]

Ruang Kesaksian

Apakah kami harus membuat suatu rangkuman yang jelas bahwa jalan ke Surga itu salah satunya adalah Ruang Pengakuan Dosa? Tanpa kesaksian maka tak ada bukti Tuhan sedang mengadili dan menghakimi dan Tuhan sedang menyeleksi dan menyelamatkan. Demikian kalau Ruang Pengakuan Dosa itu sudah dititahkan Tuhan untuk mengadakannya, maka harus ada bukti Kemahapengampunan Tuhan dan Kemahapemurahan-Nya.

Adapun Tuhan dalam menciptakan Surga-Nya di muka bumi harus ada hal yang bisa membuktikan Karunia Tuhan kepada orang yang sudah berkomitmen hidup suci kepada-Nya. Surga di dunia itu muskil dipercaya oleh umat manusia, tetapi oleh Tuhan, kami dititahkan untuk mengelola Amanat-amanat-Nya untuk Surga. Antara lain membuktikan Kemahapengampunan Tuhan dan Kemahapemurahan-Nya setelah umat manusia bersedia suci. Dan itulah peranan Surga yang hakikat.

Dan bilamana kami mengumpulkan segala ketegaran dan ketabahan yang kami miliki demi kami dapat menyatakan Eden itu Surga, maka itu karena semata-mata kami berpatuh mutlak kepada Tuhan dan sangat takut kepada sumpah-sumpah kami kepada Tuhan. Demikian kami dengan ketaklidan mutlak kepada Tuhan, kami pun mengumpulkan nyali demi dapat memaksakan diri menyanggupkan menyatakan Eden itu Surga di atas bumi, dengan menyadari bahwa kami akan berhadapan dengan orang-orang yang tak mungkin mempercayainya. Namun, kami tersanggupkan berani menyatakan hal tersebut karena kami sendiri bersaksi sudah mengalami betapa Karunia Tuhan di Surga-Nya.

Sayangnya, kami ini sering terganggu oleh perilaku orang-orang yang memuskilkan Surga itu ada di dunia. Dan kami tak bisa berbuat apa-apa oleh pelecehan-pelecehan dan penghinaan yang ditujukan kepada Eden karena kami harus patuh kepada undang-undang dan peraturan Tuhan untuk Surga bahwa kami tak boleh terlibat dalam persengketaan dan konflik dan kami disumpah untuk tak mengucapkan kata-kata keji dan yang akan menimbulkan kemarahan dan dendam kesumat.

Dan adapun Tuhan melihat itu sebagai pelatihan untuk mengasah ketabahan kami. Namun ketika pelecehan terhadap Ruang Bersuci di Website Eden harus dihentikan karena Surga tak boleh menebarkan tulah, demikian Tuhan kemudian menitahkan kepada kami untuk membuka Ruang Kesaksian di Website Eden. Karunia Tuhan melalui Eden Surga-Nya pun bisa teridentifikasi ke publik, bilamana Ruang Kesaksian ini diberkati Tuhan.

Nun, kepada siapa pun yang bersedia menyatakan kesaksiannya setelah menjalani prosesi pengakuan dosa di Website Eden, sungguh kami berbahagia bilamana bersedia memberikan kesaksiannya. Kesaksian atas Karunia Tuhan di Surga, kalau itu perlu dinyatakan ke publik, terutama kepada orang-orang yang suka menghinakan Surga Eden dan melecehkan Ruang Pengakuan Dosa dan Ruang Berdoa di Website KomunitasEden.com, demikian kami merilis Ruang Kesaksian ini. Adapun bila Tuhan merespon pelecehan terhadap Ruang Bersuci di Website Eden, demikian turun Ketentuan-Nya untuk membuka Ruang Kesaksian.

Demikian kami memandang perlu mendeklarasikan Ruang Berdoa, Ruang Pengakuan Dosa dan Ruang Kesaksian di Website Eden ini untuk menjadi  kesaksian Mukjizat Eden yang sudah terbuka. Dan itu meliputi pemberian karunia bagi orang-orang yang bertaubat dan bersedia berkomitmen hidup suci kepada Tuhan. Dan setelah itu, mereka yang sudah mengisi Ruang Pengakuan Dosa untuk melepaskan tulah-tulah dosa mereka masing-masing, Tuhan pun berkenan mensucikan mereka langsung di tempat kediaman mereka masing-masing.

Dan sewajarnyalah bila dosa-dosa itu harus mereka tebus. Karena kalau dosa itu tak ditebus setimpal maka tulah dosa itu tetap lekat pada ruh seseorang yang pernah melakukan dosa. Untuk itulah setiap dosa harus ditebus bila ingin hidup suci dan tenteram. Maka untuk itulah Tuhan mendatangkan ujian yang wajib disikapi secara benar dan baik. Dan kalau Anda sedang terlibat ujian Pensucian Tuhan yang Anda rasakan berat, jangan menyalahkan nasib karena setiap penderitaan itu niscaya adalah penghakiman atas dosa-dosa. Kalau hal itu bersedia diakui, maka Anda mendapatkan hikmah dari introspeksi diri. Dan untuk melerai ketegangan hati, silahkan mengisi kolom Ruang Berdoa dan mohonlah bantuan dan petunjuk dari-Nya.

Adapun kalau dalam menghadapi ujian berat tersebut Anda tetap bertahan di jalan yang benar, maka Petunjuk Tuhan akan jelas dapat dirasakan melalui insting atau inspirasi atau bahkan Suara Tuhan jelas terdengar di batin Anda, dan turutilah itu. Seberapa pun pertarungan beratnya dilema yang harus Anda hadapi, tapi bila Anda tetap berada di jalur yang benar, Anda tak perlu takut karena Anda memilih kebenaran. Maka teroboslah kegamangan Anda terhadap dilema yang berbeda dan berlawanan dari suara hati nurani Anda. Ikuti suara hati nurani Anda karena itu adalah corong malaikat berkata-kata kepada manusia. Kalau itu berhasil Anda lalui dengan baik, dengan demikian Anda telah menebus dosa Anda.

Adapun ujian-ujian pensucian yang akan Anda hadapi adalah sesuai dengan karakter dosa yang pernah diperbuat dan adapun persoalan yang datang kepada Anda itu niscaya melalui sifat buruk yang dimiliki masing-masing orang.

Demikian satu persatu Ujian-ujian Pensucian Tuhan akan mendatangi setiap orang yang sudah berkomitmen suci di tempat masing-masing melalui kendala-kendala yang mereka hadapi di lingkungan keluarga masing-masing atau lingkungan kerja maupun di lingkungan masyarakat dan dari kalangannya bersosialisasi. Dan kalau mereka menyadari bahwa hal itu sebagai konsekuensinya bersedia hidup suci, maka sewajarnyalah mereka mengikuti ritme kehidupan untuk masa depannya dengan penuh kesabaran dan ketulusan.

Dan niscayakan selalu menatap hidup Anda dalam Pengayoman Tuhan yang sedang ingin menguji supaya Anda selalu jujur, benar dan baik serta senantiasa tulus dalam segala hal yang dikerjakan. Kalau itu yang dijadikan pegangan hidup, maka ujian-ujian pensucian Anda dapat Anda lalui dengan tetap bersemangat dan bersukacita selalu dan senantiasa merasakan syukur yang dalam, karena Tuhan sudah berkenan mensucikan Anda.

Selayak Tuhan menginginkan semua orang bersedia bersuci, supaya Tuhan bisa menyelamatkan mereka. Demikian Tuhan memberikan prasarananya sebagaimana yang sedang kami adakan di Website Eden ini. Betapa semua ini adalah Rancangan Tuhan sendiri, karena manalah berani kami mengadakannya kalau bukannya hal itu adalah amanat dari Tuhan dan pemandatan dari Tuhan untuk Eden. Kami tak mungkin bisa mengonsep cara pensucian terhadap publik demi penyelamatan publik seperti yang dititahkan Tuhan ke Eden ini. Karena kami tak mungkin bisa membuktikan diri dapat melancarkan Karunia Tuhan melalui ‘trik-trik publikasi’ yang kami adakan sendiri. Mana mungkin kami bisa memberdayakan mukjizat terhadap orang-orang tertentu yang bersedia menempuh cara yang kami nyatakan ini hanya agar publik membenarkan kami dan tak lagi menyatakan kami sesat.

Ruh kami ini tak bisa terfungsikan untuk memberdayakan Mukjizat Tuhan. Adapun Mukjizat Tuhan yang kami rasakan di Eden semata-mata adalah Karunia Tuhan yang selalu datang tepat waktu di saat kami membutuhkannya. Sesungguhnya mukjizat itu ada ruhnya, ruh manusia tak bisa memberdayakan ruhnya di luar dirinya. Demikian keterbatasan manusia. Maka bila ada yang bisa membuat keajaiban di luar dirinya, niscaya itu berkolaborasi dengan makhluk ruh. Dan yang bisa diajak berkolaborasi adalah jin atau iblis, karena malaikat sangat patuh kepada Hukum Tuhan. Dan Tuhan amat selektif dalam memberikan Mukjizat-Nya, dan itu harus ditempuh dengan kesucian yang sempurna dan yang konsisten.

Kami sebagai manusia biasa tak mungkin dapat merambah kehidupan orang lain seberapa pun kesaktian yang dimiliki. Maka niscaya kami ini bukanlah yang memberlaksanakan Mukjizat Eden untuk publik, melainkan semua itu adalah Kebijakan Tuhan semata. Dan bukan kami pula yang mengada-adakan pensucian untuk publik.

Pensucian Tuhan melalui Surga-Nya melibatkan orang-orang yang ingin bersuci dengan tulus dan Tuhan mensucikannya melalui segala problematikanya sehari-hari, sehingga dia terasah dalam menerapkan komitmennya untuk bersuci. Untuk hal tersebut, sungguh tak dimungkinkan bisa kami adakan sendiri, apalagi menyajikan reward kesucian pada masing-masing orang yang berhasil melampaui ujiannya dengan baik. Kalau tak seperti itu Pensucian Tuhan, dari mana publik bisa mengetahui Surga sudah diadakan Tuhan di muka bumi ini?

Pada saat ini Tuhan sedang menggelar Pengadilan dan Penghakiman-Nya. Dia pun menggelar Pensucian-Nya demi peringanan Penghakiman-Nya. Demikian implementasi Kemahapengampunan Tuhan dan Kemahapemurahan-Nya. Untuk itu semua niscaya kami ini tak terlibat apa-apa dan kami tak patut menyatakan diri sebagai pelaksana Ketentuan Tuhan atas Pengadilan dan Penghakiman-Nya.

Bila Anda bersedih dan panik oleh ujian Pensucian Tuhan kepada Anda setelah Anda berkomitmen bersedia hidup suci kepada Tuhan, jangan salahkan kami atas problem Anda yang harus Anda hadapi itu. Karena itulah ujian Shiratal Mustaqim dari Tuhan. Lalui saja dengan tabah dan tunggu Penilaian Tuhan terhadap kemenangan Anda itu. Wajar kalau banyak orang takut berkomitmen suci kepada Tuhan. Untuk menjalani pengakuan dosa saja memerlukan penaklukan diri yang total, apalagi bila memasuki prosesi penebusan dosa yang ujian-ujiannya seringkali menggentarkan dan memilukan.

Tapi ujian pensucian tanpa melalui hal-hal yang menggentarkan dan yang memilukan atau yang memalukan, niscaya itu bukan ujian pensucian. Maka wajarlah menanggapi Pensucian Tuhan yang mengakibatkan rasa pilu dan diliputi kegentaran hati dan tak suka dipermalukan oleh dosa sendiri, hal tersebut harus Anda hadapi dengan penuh keberanian dan ketulusan. Karena setelah itu Anda akan merasakan sesuatu di hati Anda, yaitu perasaan rilis yang sangat melegakan dan badan pun terasa ringan. Dan keceriaan hidup pun meliputi perasaan Anda, sedangkan perhitungan penebusan dosa itu sesungguhnya dapat dirasakan lebih ringan daripada yang seharusnya ditebuskan. Demikian komitmen bersuci itu sungguh meringankan penebusan dosa. Dan hal semacam itu telah kami jalani sendiri. Seberat-beratnya pensucian bila itu bisa dilalui, demikian kesucian pun yang diperoleh berkualitas. Namun, setelah itu niscaya selalu ada Jawaban Tuhan atas kemenangan Anda itu.

Kepada orang yang gentar berkomitmen hidup suci kepada Tuhan dan yang tak berani bangkit untuk mengakui dosa di hadapan Tuhan, kami ingatkan bahwa pada saat ini Tuhan sedang menggelar Pengadilan dan Penghakiman-Nya. Maka kepada mereka yang takut bersuci, mereka tetap akan mendapati dirinya tertulahi oleh dosa-dosanya sendiri dengan pembayaran yang setimpal tanpa pengurangan, sedangkan himpunan dosa-dosa itu bila dihakimi Tuhan niscaya sangat berat. Padahal, tak ada jalan untuk mengupayakan keringanan hukuman karena belum ada komitmen bersedia bersuci. Maka tak diperoleh keringanan tebusan dosa sehingga tulah dosa dihakimi setimpal dengan dosa-dosa yang telah diperbuat. Dan Perhitungan Tuhan atas suatu dosa niscaya meliputkan segenap kemudaratannya. Dan semua orang di dunia ini tak ada yang bisa menghindari Penghakiman Tuhan pada saat sekarang ini.

Bahwa berkomitmen bersedia hidup suci kepada Tuhan memang harus menghadapi ujian-ujian Pensucian Tuhan secara langsung dan setiap tahapan yang Anda jalani selalu ada pencerahan kepada Anda yang diberikan Tuhan. Dan pencerahan itu membuat Anda lebih stabil dalam menghadapi Ujian-ujian Tuhan. Mukjizat bagi orang-orang yang mau bersuci itu besar dan berharga karena dalam program Pensucian Tuhan juga disebutkan bahwa tatkala ada orang telah menyatakan kesediaannya berkomitmen suci, maka hal itu langsung ditanggapi Tuhan sesuai dengan keberaniannya sekaligus rasa takutnya. Seberapa keberaniannya, sebesar itulah ujiannya, takkan pernah lebih dari itu. Karena Tuhan takkan menguji lebih dari yang bisa ditanggung hamba-hamba-Nya.

Adapun bila seseorang tak berani bersuci karena takut, niscaya dia tetap merasakan Pengadilan dan Penghakiman Tuhan, nun tanpa pengurangan dan tanpa berkah pertolongan. Seberapa besar rasa takutnya, sedemikian pula perimbangan Ujian Tuhan tertuju kepada rasa takutnya itu. Maka ujiannya tertuju kepada apa-apa yang paling ditakutinya. Demikian apabila Tuhan dalam mensucikan seseorang, selalu tertuju terhadap kelemahan seseorang.

Namun percayalah, beranikan diri seberapapun yang bisa Anda lakukan dan fokuslah terhadap masalah yang sedang Anda hadapi yang memerlukan peningkatan nyali dari dalam diri Anda sendiri. Dan tunggulah setelah itu, bagaimana Pertolongan Tuhan kepada Anda untuk bisa menggenapkan keberanian Anda tersebut. Dan apabila Anda takut dan rasa takut itulah yang Anda perturutkan, maka Anda akan terperosok ke dalam ketidakberdayaan menghadapi Ujian Tuhan, dan Anda tak lulus. Dan adapun pemanfaatan Ruang Pengakuan Dosa itu berguna untuk mengurangi seluruh kelemahan dalam diri kita masing-masing. Apalagi bilamana bisa berhasil menebus hutang ruh Anda atas dosa-dosa yang pernah Anda lakukan.

Dan apabila telah berani mengajukan komitmen bersuci kepada Tuhan, jangan pernah mengkhianati komitmen Anda tersebut, karena niscaya Tuhan akan menampar Anda melalui Cobaan-cobaan-Nya yang terkait dengan kekhianatan Anda terhadap komitmen Anda sendiri. Anda mendapatkan kesulitan yang sulit Anda atasi, sampai Anda harus berpaling kembali kepada komitmen Anda yang sudah Anda nyatakan kepada Tuhan.

Dan kalau Anda tetap tak bersedia memenuhi komitmen Anda kepada Tuhan, Tuhan takkan memaksa Anda karena Anda memang bukan tipologi orang yang bisa disucikan, namun Anda telah meninggalkan Surga, berarti Anda lebih suka berjalan-jalan menuju neraka. Dan kalau Anda akhirnya memilih ingin berbalik ke Surga, ujian Anda pun menjadi lebih berat dari sebelumnya. Maka jangan pernah berpaling setelah Anda berkomitmen karena itulah Pertolongan Tuhan dan Penyelamatan dari-Nya.

Untuk lebih jelasnya kami merasa perlu untuk memberikan contoh bahwa kalau Anda pernah berdusta, datangilah orang yang Anda dustai, dan akuilah dan minta maaflah kepada orang tersebut. Kalau Anda pernah mencurangi orang dan mengambil uangnya secara tidak halal, kumpulkan uang sebanyak yang dahulu Anda ambil secara tidak halal itu dan kembalikan kepadanya sambil meminta maaf.

Dan kalau Anda pernah berzina dengan istri atau suami orang lain, maka datangilah istri atau suaminya dan memintalah maaf kepadanya. Dan lakukanlah itu dengan tulus dan jujur. Dan kalau Anda pernah mengorupsi uang negara dan Anda tak tahu cara menebus dosa tersebut, sedangkan dosa korupsi Anda belum ada yang mempersoalkannya karena belum terbongkar, namun di Hari Penghakiman Tuhan sekarang ini, dosa apa pun niscaya terbongkar. Daripadanya Anda patut dipenjara dan dipermalukan Tuhan, maka adalah lebih baik Anda mengembalikan uang itu ke tempat Anda bekerja. Dengan demikian Tuhan akan melepaskan Anda dari Penghakiman-Nya.

Betapapun penebusan dosa itu tak selamanya mudah, bahkan membuat setiap orang ‘panas dingin’ untuk melakukannya. Namun, taklukkanlah  diri Anda karena Anda sedang ditatap Tuhan untuk menebus dosa Anda. Demikian, kumpulkan nyali Anda dan tempuhlah penebusan dosa itu. Dan setelah itu, tunggulah Sikap Tuhan kepada Anda.

Banyak jenis dosa namun penebusan dosanya harus sesuai dan harus di jalur yang terlalui oleh dosa Anda. Sungguh Ruang Pengakuan Dosa di Website Eden ini akan sangat memudahkan Anda untuk menempuh titian Shiratal Mustaqim Anda. Dan itu dapat dipercaya sebagai pengurangan atau kemudahan cara untuk menebus dosa secara setimpal. Nan, apabila dianggap bahwa persyaratan bersuci yang kami sampaikan ini berat bagi Anda, dan Anda hanya membacanya dan kemudian melupakannya. Kalau seperti itu, maka Anda niscaya lebih suka dosa-dosa Anda dihakimi Tuhan seapa adanya. Dan kalau itu yang Anda pilih, maka niscaya tak ada pengurangan sanksi dosa dan tak ada berkah Pertolongan Tuhan kala Penghakiman-Nya atas dosa-dosa Anda itu sudah waktunya terlaksanakan.

Perlu kami jelaskan bahwa Pengadilan dan Penghakiman Tuhan itu berkonsekuensi semua orang di dunia gampang mengalami kenaasan atau celaka, maka jangan mengumbar dosa. Sekali melakukan dosa yang disengaja, segera setelah itu terjadilah Penghakiman Tuhan. Konsekuensi ini perlu kami umumkan supaya publik mengetahui bahwa Tuhan niscaya menghakimi setiap dosa tepat setelah dosa itu terjadi. Maka waspadalah. Jauhi dosa untuk menjauhi celaka.

Demikian ada rumah yang habis hangus terbakar, ada peristiwa yang amat mempermalukan yang Anda harus alami atau Anda mengalami malapetaka yang berat atau sekedar pencabutan berkah atas diri Anda sehingga apa pun yang Anda lakukan selalu menderita rugi atau gagal. Banyak jenis dosa, banyak pula jenis penghakimannya. Relativitas jenis dosa, demikianpun berelativitas pula Penghakiman Tuhan atas dosa, namun niscaya setimpal dengan perbuatan. Anda pernah mencuri, maka Anda akan kecurian. Anda pernah berkhianat, maka Anda akan dikhianati. Anda pernah menzalimi, maka Anda akan terzalimi.

Dan adapun orang-orang yang apabila memanfaatkan Ruang Berdoa bagi orang-orang yang bersuci, maka mereka akan merasakan betapa Karunia Tuhan kepadanya itu terasa sebagai kasih sayang Tuhan kepadanya. Ruang Berdoa hanya untuk orang-orang yang sudah bersedia berkomitmen suci. Kalau tidak seperti itu persyaratannya, bagaimana mungkin Tuhan dapat dirasakan memberi pengampunan dan berkah? Dan umat manusia pun menggampangkan Pengampunan Tuhan dengan hanya mengucapkan istighfar saja dan mengharapkan berkah dengan beribadah saja, padahal dosa-dosa itu harus ditebus sesuai dengan perbuatan.

Beribadah membawa umat manusia mendapat Petunjuk Tuhan melalui Kitab-kitab Suci-Nya. Beribadah dan bersuci merupakan pemeliharaan keimanan sekaligus ketenteraman hidup. Dan ketenteraman hidup adalah bila menjauhi dosa dan banyak berbuat kebajikan. Namun yang terbaik adalah tak mematutkan diri terlepas dari Penghakiman Tuhan karena menyadari dosa-dosa harus ditebus.

Maka bila belum pernah mengadakan komitmen bersedia hidup suci kepada Tuhan dan belum pernah melakukan pengakuan dosa kepada Tuhan, maka jangan mengharapkan Surga karena Surga itu maha suci dan yang terpilih ke Surga adalah orang-orang yang bisa suci. Adapun Ruang Bersuci di Website Eden harus ditempuh dengan Persyaratan Tuhan yang sudah kami sampaikan. Bila ada yang ingin menggunakan Ruang Berdoa tanpa melalui Ruang Pengakuan Dosa dan belum melakukan prosesi pengakuan dosa, maka sia-sialah doa Anda bila Anda ingin dikabulkan Tuhan melalui ruang yang diberikan Tuhan di Website Eden.

Demikian kepada publik yang bersedia hidup suci kami anjurkan memanfaatkan Ruang Berdoa di website ini sebaik-baiknya dan dengan benar dan hikmat karena sesungguhnya Maksud Tuhan mengadakan Ruang Pengakuan Dosa, Ruang Berdoa dan Ruang Kesaksian ini adalah untuk membuktikan Surga benar sudah dipancangkan di bumi ini.

Demikian itu kefungsian Surga di dunia manusia ini dinyatakan Tuhan sudah difungsikan untuk menyeleksi orang-orang yang bisa diselamatkan Tuhan, ketika neraka sedang bergejolak di bumi ini. Tak ada orang yang takkan binasa kalau bumi sedang berproses kiamat, sebagaimana keadaan yang melanda bumi pada saat ini. Seluruh dunia sedang diliputi malapetaka. Tak ada kuasa yang bisa menyelamatkan kecuali Tuhan dan Tuhan hanya mau menyelamatkan orang yang mau bersuci. Demikian Tuhan memberikan prasarana Pensucian dan Penyelamatan-Nya melalui Website Eden ini. Sungguh Penyelamatan Tuhan dan Penyeleksian-Nya melalui Surga Eden didasari oleh Sumpah Tuhan. Dan inilah Sumpah Tuhan:

Sumpah Tuhan Yang Maha Mengadili dan Yang Maha Menghakimi dan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Aku bersumpah sudah mengadakan Surga-Ku di dunia, dan Surga-Ku sedang menyeleksi semua orang di dunia ini. Dan orang-orang yang akan Kuselamatkan adalah orang-orang yang suci. Untuk itulah Aku menitahkan Eden mengadakan Ruang Bersuci dalam Website Eden, sebagaimana pengadaan Ruang Pengakuan Dosa, Ruang Berdoa dan Ruang Kesaksian. Dan sakralkanlah ruang-ruang tersebut karena Aku memusatkan seluruh para malaikat di dunia ini untuk menyegerakan keterlaksanaan Berkah-Ku di ruang-ruang bersuci tersebut.

Dan adapun demi untuk menjaga kemahasakralan dan kemahakeramatan ruang-ruang bersuci tersebut agar menjadi pertolongan bagi seluruh umat manusia di dunia, maka Aku bersumpah menjaga kemahasakralan dan kemahakeramatan ruang-ruang bersuci di Website Eden dengan menyertakan tulah bagi orang-orang yang menghinakan ruang-ruang bersuci di Eden karena mereka tak menganggap ruang-ruang tersebut berasal dari-Ku.

Keterangan-Ku ini hendaklah dianggap penting. Karena bilamana Aku sedang ingin mengeksiskan Eden dan Surga-Ku ke dunia, maka siapa-siapa yang mengutuk Eden dan melecehkan mandat atas Surga-Ku dan yang menghinakan Eden dan yang memusuhi Surga, demikian golongan merekalah yang merasakan neraka.

Adapun wujud tulah Sumpah-Ku ini adalah berupa pembalikan atas seluruh ucapannya yang ditujukan kepada Eden, dan itulah yang akan kembali menimpa dirinya sendiri. Sungguh tulah itu selalu berbalik arah kepada mereka yang melakukan pengutukan terhadap Eden. Dan tiadalah Eden yang memberlakukan tulah, melainkan semata-mata dosa itu sendirilah yang memberlakukan tulahnya. Demikian Kemahakuasaan-Ku dalam perjanjian Penghakiman-Ku terhadap para penista terhadap Surga-Ku. Demikian publik mengetahui Cara-Ku mensucikan dan menyeleksi umat manusia melalui Surga-Ku.

Dan ketahuilah bahwa ruang-ruang yang sengaja Kami adakan tersebut adalah ruang-ruang yang maha sakral dan maha keramat. Dan Aku menjaminnya sebagai sarana berdoa yang termakbul di dunia. Dan Jaminan-Ku itu valid sebagai Jaminan-Ku yang terkait dengan Fatwa-Ku atas Penyatuan Semua Agama, karena Ketentuan-Ku itu adalah mutlak.

Untuk itulah Aku mengadakan Ruang Bersuci di Website Eden demi untuk menyatakan kemudahan kemakbulan doa bagi semua orang yang bersedia suci dan menetralkan keyakinannya dan menerima Ketentuan-Ku untuk memutlakkan ketauhidan, monotheisme Ketuhanan Yang Maha Esa.

Penyatuan semua agama adalah ketentuan mutlak dari-Ku, maka patuhilah karena di dalam Fatwa-Ku itu terdapat berlimpah karunia yang menyertainya. Perdamaian dunia hanya salah satunya. Namun berkah bagi orang-orang yang beriman atas Ketentuan-Ku itu adalah kemudahan bersuci dan kemudahan rezeki dan kemudahan menghindari celaka. Dan di dalamnya pun ada karunia pencerdasan dan Kuliputkan dalam golongan orang-orang yang berada dalam lingkaran Mukjizat Eden.

Oleh karena itu, gunakanlah Karunia-Ku ini dengan penuh hikmat. Dan janganlah melecehkannya karena inilah satu-satunya sarana Pertolongan-Ku kepada umat manusia di dunia ini. Dan kalau itu tak digunakan dengan baik, tak terjadi penyelamatan untukmu karena Aku hanya sudi menyelamatkan orang suci saja dan yang memuliakan Surga-Ku.

Betapapun bumi ini sudah Kami nyatakan sedang berproses menuju kiamat, demikian malapetaka-malapetaka alam takkan berjalan surut dan akan semakin parah pada masa-masa yang akan datang. Dengan demikian umat manusia memerlukan Pertolongan-Ku. Dan inilah Pertolongan-Ku.

Jakarta, 2 Januari 2016

 

Demikian Sumpah Tuhan telah kami cantumkan sebagai jaminan kesucian dan kesakralan Ruang Pengakuan Dosa dan Ruang Berdoa dan Ruang Kesaksian ini. Gunakanlah sebaik-baiknya karena inilah Pertolongan Tuhan yang sebaik-baiknya. Adapun kami ketika mengadakan Ruang Berdoa ini, janganlah kami dianggap sebagai mengada-ada dan menuduh kami sok kuasa dan menempatkan diri kami sekuasa Tuhan sehingga menyekutukan Tuhan dengan diri kami sendiri.

Sungguh kami memang tak patut mengadakan ruang-ruang tersebut, tapi ruang-ruang tersebut adalah Milik Tuhan semata, demi memudahkan orang bersuci diri dan demi memberikan ruang kepada mereka yang bersedia menerima Fatwa Tuhan atas Penyatuan Semua Agama.

Setiap kesempatan yang diberikan Tuhan seperti ini, niscaya untuk mendapatkan hal itu kami semua di Eden mengalami ujian berat dari-Nya. Karena dari ketabahan kami dalam menempuh Ujian-Nyalah, demikian Tuhan baru berkenan menitahkan kepada kami lagi untuk mewujudkan suatu prasarana yang dikonsepkan Tuhan sebagai bagian dari Pertolongan-Nya, demikian Ruang Kesaksian ini teradakan.  Maka demikianlah keterselenggaraan pemfungsian penyelamatan Surga ke publik. Dan seperti inilah caranya bahwa seluruh konsep penyelamatan dan pensucian Surga semata-mata berasal dari Tuhan.

Surga menyeleksi melalui Perkenan Tuhan mengadakan Ruang Pengakuan Dosa dan Ruang Berdoa untuk membuktikan ke publik Mukjizat Eden itu nyata dan sudah terbuka, maka kini Ruang Kesaksian pun dititahkan Tuhan untuk diadakan di Website Eden ini. Untuk itu kami persilahkan kepada mereka yang merasa ingin berbagi suka cita atas mukjizat yang telah mereka rasakan ke publik, kiranya Ruang Kesaksian ini akan mengabadikannya.

Dan atas Perkenan Tuhan untuk berbagi sukacita ke publik, sungguh kami hanya bisa menatap hal ini dengan penuh rasa syukur dan haru yang tiada terhingga. Semoga Tuhan berkenan membagi-bagikan Karunia-Nya lebih leluasa lagi sehingga banyak orang yang dapat terselamatkan oleh-Nya. Tuhan, terima kasih yang tiada habis-habisnya atas segala Karunia-Mu ini.

Screenshot 2016-01-02 13.10.12

Screenshot 2016-01-04 09.32.04


 

Kesaksian Trie Sudiati

Pensucian Surga Membawa Berkah  Kesehatan

Atas Nama Kerajaan Tuhan dan Surga Eden Yang Maha Sakral dan Maha Keramat,  Atas Nama Tuhan Yang Maha Esa,  Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Tuhan Yang Maha Baik, hamba, Tri Sudiati menghaturkan sembah sujud kepadaMu, menyatakan puji syukur dan terimakasih kepadaMu atas perkenanMu kepada hamba hingga hamba sampai kepada takdir SurgaMu ini ya Tuhan, perjalanan panjang hamba untuk  mencari jalan perjuangan kebenaran hakiki untuk mencintaiMu menyampaikan hamba kepada jalan pensucian Surga yang tak pernah hamba bayangkan, takdir Surga di bumi. Terimakasih Tuhan.

Tak ada tempat yang dapat membuat hamba dapat mengenal diri hamba sehingga nyata banyak sekali sifat buruk, kelemahan dan kekurangan  ada pada hamba yang Engkau bimbingkan untuk dapat dihilangkan sedikit demi sedikit, Terimakasih Tuhan.  Kiranya karunia pensucian surgaMu itu dapat membawa hamba kepada cita-cita, sebagaimana keadaan yang hamba idam-idamkan  yang Engkau nyatakan di dalam  Al Qur’anMu  surat Al Fajr ayat 27-30 “Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai; lalu masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku”. Terimakasih Tuhan.

Sejak kecil, hamba ini suka sakit, pusing, muntah-muntah dan lemas adalah keadaan yang rutin hamba alami, setiap kali naik kendaraan atau apabila banyak beraktifitas, demikian hamba sakit. Hampir setiap minggu hamba pasti sakit, muntah-muntah, pusing kepala, lemas  dan merepotkan keluarga hamba yang harus memijat setiap saat dan juga mengganggu produktivitas kerja.  Keadaan yang terus berlanjut sampai hamba dewasa.

Namun sejalan dengan jalan pensucian atas diri hamba itu, Engkau memberikan kepada hamba karunia kesehatan yang  justru  di usia hamba yang sudah memasuki masa usia tua ini, hamba justru merasa lebih sehat dibandingkan ketika hamba masih remaja dahulu. Melalui doa hamba, doa Paduka Bunda Lia Eden dan terapi yang beliau lakukan terhadap hamba, suami hamba dan para rasul Eden yang lain, kini hamba jauh lebih sehat dan beberapa penyakit berat hambapun hilang.  Demikian, Engkau karuniakan hamba, kesehatan jiwa dan raga  di dalam naungan SurgaMu.

Dahulu, hamba sering kerepotan dengan sakit hamba itu.  Dalam perjalanan apakah ke sekolah atau ke kantor atau perjalanan dinas, hamba sampai-sampai harus sering berhenti di suatu tempat untuk menghilangkan sakit hamba itu yang datang sewaktu-waktu, menenangkan diri di masjid/mushola, atau di ruang tunggu hotel, klinik, menginap di rumah teman, atau bahkan di ruang tunggu bandara dan dimana tempat yang nyaman bagi hamba untuk dapat tidur sejenak sampai pusing hamba itu hilang, bahkan hamba pernah numpang istirahat di ruang polisi karena sangat pusing dan tak kuat berjalan. Sungguh hal itu sangat mengganggu sekali, karena berjalan bertahun-tahun di keseharian, di sela-sela kesibukkan pekerjaan hamba.

Selain itu,  setiap hari hamba merasakan  migren di bagian leher dan kepala sebelah kiri, membuat hamba hampir setiap hari selalu minum obat sakit kepala, agar tetap bisa bekerja.  Demikian, sejak kecil  sampai dewasa hamba selalu di dera sakit seperti itu, hanya merasa segar di pagi hari, lalu ketika menjelang siang, sakit migren itu datang.

Namun setelah di Eden, Paduka Bunda Lia Eden yang sangat perhatian dengan kesehatan kami,dan para rasul Eden secara serius rutin menterapi hamba dengan pijat, ditekan dengan jari atau tusuk jarum (dengan peniti bayi yang tak tajam dan tidak sampai menusuk kulit), perlahan keluhan itu berkurang dan kini keluhan itu hampir tak pernah hamba rasakan lagi.  Terimakasih Tuhan,  kini hamba bisa tahan bekerja cukup lama di setiap harinya karena sudah tak suka pusing atau sakit kepala lagi dan juga tidak menderita mabuk kendaraan yang amat menyiksa  seperti dahulu lagi.

Demikian pun ada benjolan di payudara hamba sebelah kanan yang sudah siap untuk dioperasi, namun Engkau berkenan menyembuhkannya melalui terapi Eden itu.  Lalu ya Tuhan, ketika Engkaupun menyatakan bahwa karunia Surga adalah mukjizat penyembuhan dan Engkau berikan kepada kami karunia itu. Ada seorang tetangga kami bernama ibu Sutinah yang juga memiliki kasus seperti hamba dan sudah harus dioperasi, tetapi karena ia tak memiliki dana, maka ia datang kepada kami.

Dan dengan menyebut NamaMu, Kerajaan dan SurgaMu Eden, hambapun menerapinya.  Syukur hamba kepadaMu Tuhan, karena Engkau berkenan mengabulkan doa kami dan ia pun sembuh, dan saat ini ia datang beberapa kali membawa keluarga atau temannya yang memiliki kasus serupa untuk diobati. Lalu ada  seorang nenek berusia hampir 80 tahun dan sakit Parkinson datang untuk minta diterapi, terus terang hamba ciut sekali merasa tak yakin dapat menolong nenek itu. Namun , puji Tuhan setelah di terapi dengan tusuk peniti baby 3 kali di bagian kepala dan tulang belakang,  Parkinson nenek itu sembuh, dan ia dan putrinyapun menjadi bagian dari teman baik hamba.  Sungguh Tuhan, tiadalah kami memiliki kemampuan apa pun selain Engkau berkenan mengabulkan doa kami sebagai bukti bahwa takdir ini adalah milikMu.

Tuhan, sungguh banyak dosa dan kesalahan hamba yang tercermin dari berbagai  penyakit yang ada pada diri hamba, tapi kemudian Engkau sembuhkan melalui mukjizat kesembuhan Surga, seperti penyakit psoriasis di beberapa bagian depan kepala hamba yang bertahun-tahun tak kunjung hilang walaupun hamba telah berobat ke dokter kulit berulang kali, hamba sempat takut apabila penyakit itu menjalar, karena lokasinya sudah berbatasan dengan kulit wajah.  Namun, sekali lagi puji syukur hamba kepadaMu, penyakit itu justru  sembuh setelah diobati  oleh  Paduka Bunda dan dilanjutkan oleh suami hamba dengan terapi Eden itu ya Tuhan.

Dan yang baru-baru saja terjadi adalah kesembuhan hamba dari  hipertrofi  ventrikel kiri.   Pada tahun 2012 ketika hamba mengikuti general check up di Klinik Kiara FKUI dekat rumah kami , hasil EKG menyatakan  adanya gangguan hipertrofi  ventrikel  kiri  yaitu pembesaran dan penebalan (hipertrofi) pada dinding ruang pompa utama jantung (ventrikel kiri) akibat tekanan darah yang tidak terkontrol , oleh dokter diberi amplodipin dosis rendah untuk mengontrol tekanan darah.  Namun selebihnya dan setelahnya hamba tidak terlalu memperhatikan hal itu bahkan hamba sempat lupa dengan hal itu.

Namun  pertengahan tahun 2015 hamba sakit selama beberapa minggu, terasa sesak nafas, cepat lelah dan detak jantung berdebar apabila mendengar suara keras, sehingga suara-suara keras dari masjid di pagi buta seringkali mengagetkan dan membangunkan tidur hamba dan membuat sekujur tubuh hamba lemas dan berdebar-debar, sehingga sepanjang hari itu hamba tak bisa bekerja dengan baik, karena sensasi rasa lemas yang berkepanjangan, hambapun pergi ke dokter  keluarga). Dokter merujuk hamba ke bagian Jantung.

Tetapi sebelum hamba pergi ke dokter jantung, Paduka Bunda menterapi  tusuk jarum di lokasi tertentu bagian dada sebelah kiri,  dan dilanjutkan oleh suami hamba setiap hari, Syukur hamba kepadaMu ya Tuhan, tubuh hamba terasa ringan dan nyaman, biasanya hamba harus memakai oksigen beberapa menit, ketika merasa seperti kekurangan nafas.  Walaupun demikian, hamba tetap datang ke dokter jantung, untuk kontrol.  Lagipula untuk kebutuhan pengobatan, kami tetap pergi  ke dokter  untuk mendapatkan pengobatan atau obat-obatan yang Engkau telah memberikan ilmuMu kepada mereka yang berdidasi di bidang kesehatan tersebut. Sebagaimana kemajuan teknologi dan pengobatan di bidang kedokteran sesungguhnyapun terlaksana karena adanya berkah dan rahmatMu bagi umat manusia.

Dan Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Yang Maha Menyembuhkan dan Yang Maha Kuasa, karena hasil EKG dan hasil rontgen menunjukkan bahwa tak ada kelainan apa pun di jantung hamba, demikian pun tak ada masalah hipertrofi  ventrikel  kiri lagi, jadi hamba hanya diberi obat pengontrol tekanan darah saja, semoga itupun suatu saat kelak dapat hilang, seiring dengan kesembuhan dan penebusan karma dosa dan kesalahan hamba ini.

Demikian Tuhan, hambaMu ini bersaksi atas mukjizat kesembuhan terapi Surga Eden dari kemakbulan doa  sebagaimana yang diajarkan  kepada kami melalui utusanMu, Paduka Ruhul  Kudus, Malaikat Jibril. Atas Nama Tuhan Yang Maha Esa, Atas Nama Kerajaan Tuhan dan Surga Eden.

Bahwa kalimat kunci pembuka doa itu sangatlah makbul saat ini, disaat seluruh agama telah tidak lagi mengEsakan Engkau sebagaimana mestinya, maka pengkhidmatan atas Engkau sebagai satu-satunya Tuhan kami, Tuhan yang Esa dan di saat Engkau menurunkan KerajaanMu dan Surga ke muka bumi, demikianlah hamba bersaksi dan merasakan sendiri kemakbulan doa dariMu untuk berbagai permasalahan kami.

Sungguh banyak berkah dan rahmatMu kepada hamba melalui perjalanan  pensucian SurgaMu ini Tuhan, sehingga tak ada lagi yang hamba inginkan selain Engkau menguatkan, memampukan dan menyanggupkan hamba untuk terus bersuci dan berada bersamaMu, menjadi pelayanMu.  Semoga jalan kami dapat diikuti oleh  sanak keluarga,  teman serta mereka-mereka yang mencintaiMu, yang ingin dekat dan berjuang di jalan kebenaran hakiki bersamaMu melalui jalan pensucian dan perjuangan Surga.

Dan kini hamba semakin bersukacita dengan kasih-sayangMu untuk menyebarkan karunia SurgaMu ke seluruh penjuru dunia dengan membuka ruang pengakuan dosa, ruang berdoa dan ruang kesaksian di website ini. Terimakasih Tuhan. Berdoa kepadaMu memang dapat dilakukan dimana saja, tetapi ketika Engkau hendak membuktikan kebenaran takdir SurgaMu yang sedang Engkau turunkan di bumi ini, demikianlah ada alamat tempat dimana Engkau menurunkan Wahyu-wahyuMu  sebagai petunjuk dan solusi berbagai permasalahan pelik dunia,  SurgaMu Eden. Terimakasih Tuhan, semoga segenap umat manusia dapat merasakan karunia dan berkah SurgaMu sebagaimana yang Engkau karuniakan kepada kami, dimanapun mereka berada. Amin.


 

Terlepas Dari Cengkeraman Iblis

Kesaksian Hafidz Zainul Akbar

Terimakasih Tuhan atas Ujian dan PensucianMu kepada hamba, kini hamba telah sembuh dari pengaruh kuasa mahluk ruh iblis yang sempat menguasai diri hamba beberapa bulan lamanya dengan mukjizat dan kemakbulan Doa dari Eden. Untuk itu ya Tuhan, perkenankan hamba memberi kesaksian di Ruang Kesaksian Website Eden ini ya Tuhan.

Tumor Otak Membuatku Ingin Dekat Dengan Tuhan dengan Membaca Buku-buku Agama

Berawal dari tumor otak yang membuatku memasrahkan diri kepada illahi. Semangat ibadah, sholat dhuha dan tahajud sering kulakukan. Setiap ba’da Subuh, hari minggu pagi, aku selalu mengikuti pengajian mingguan paman dari ayahku membahas Kitab Hidayatul Hidayah dan kitab-kitan yang lainnya.

Kesibukanku tak terlalu padat hanya mengurus nenek yang sedang sakit, semenjak kakekku meninggal dunia.  Aku mengurusi segala obat-obatan, jam makan, dan selalu mendampingi nenek  dalam segala aktifitas beliau, bahkan aku tidur di kamar beliau. Maka aku mempunyai banyak waktu untuk membaca buku apa saja yang membuatku selalu ingin dekat kepada Tuhan.

Aku cari tahu semua tentang yang mendekatkan diri kepada illahi seperti belajar tasawuf, beberapa tarekat (Qodariyah-naqsabandiyah). Buku-buku tentang para sufi (Jalaludin Rumi) bahwa kita harus mencintai Tuhan dan semua makhluk ciptaanNya, seperti tarian Sema yang berputar menyimbolkan Tuhan dan semua mahluk ciptaanNya dalam satu cinta. Dan juga mengikuti acara DAAI TV insan Tzu Chi yang mengajarkan cinta kasih dan penderitaan mahluk Tuhan.

Sampai akhirnya aku membaca salah satu buku Spiritual Universal oleh Mustika Wayan ( Saat Semesta Bicara).  Isinya tentang bahasa langit, ketika Tuhan memperkenalkan diriNya dan bahasa bumi tentang mahluk ciptaanNya. Aku membaca setiap untaian kata dari I Gede Prama dan mengamalkannya.

Menyatukan Jiwa, Ada Suara yang Berbicara Didalam Diriku.

Setelah beberapa lama aku mempelajarinya, awal  pertama aku merasakan ada yang berbeda dari diriku ketika badanku terasa ringan dan tanganku kesemutan dan aku berbicara pada pohon yang melambai-lambai dan bergerak oleh hembusan angin. Aku merasakan ada suara di dalam diriku, lalu suara itu menyuruhku menyatukan jiwa  dengan cara berbaring, dan seperti ada yang bicara lagi dan mengatakan bahwa kita sudah menyatu.

Aku pun disuruh berguling-guling, menari kecak dengan badan yang terasa berat. Saat ingin tidurpun aku disuruh memutar dan meggerakkan jari telunjuk untuk mengambil energy. Suara itu mengatakan bahwa setiap tahapan ada tingkatannya dari mulai penyatuan jiwa, mengumpulkan energy sampai menyatu kepada Tuhan.

Suatu hari saat zikir selesai sholat isya bersama nenek, ada yang berkata lagi dalam diriku dan aku duduk dalam posisi meditasi dan merasa ada di angkasa, kemudian aku berguling-guling dan meditasi lagi. Aku tak mempedulikan permintaan nenekku yang memintaku untuk tidur. Tubuhku pun menjadi lemah tapi proses berguling-guling ini  aku lakukan lagi di majlis taklim almarhum ibu ayahku untuk menyelesaikan tahapan selanjutnya. Anehnya, walaupun tubuhku lemah tetapi aku tidak merasa letih.

Malam harinya selepas sholat isya ketika nenek sudah tidur, aku kembali memutar-mutarkan badan dalam kondisi berbaring, lalu menari kecak untuk tahapan seolah ingin terbang, berputar-putar sambil tengkurap, menunjuk dengan jari telunjuk ke berbagai arah. Sepupu dan pamanku menyaksikannya. Demikian keesokan harinya, di malam hari,  aku terus berputar-putar dan menari kecak dengan suara keras  dan berguling-guling aku terus melakukannya tidak mempedulikan keadaan sekelilingku yang bertanya-tanya karena aku bersikap seperti orang gila tetapi aku tetap sadar.

Keluargaku kebingungan dan  uak Hafsah, menyuruh Umiku untuk membawaku ke Eden, Mahoni untuk diterapi, katanya aku bisa menginap di kontrakan mas Iqbal dekat mahoni, tetapi Ayahku ingin membawaku keguru ngajiku ustadz Sofyan Hadi. Ketika ayahku mandi aku pergi sendiri ke Mahoni naik busway.

Di dalam busway. Suara di dalam diriku menyuruhku minta doa kepada para penumpang agar tahapan spiritualku meningkat. Lalu ada penumpang yang menanyakan alasanku meminta doa pada mereka, dan aku menjawab kalau aku sedang sakit tumor otak dan baru selesai di rawat di RS Cipto dan aku menjelaskan proses pengobatannya dengan radiotherapy. Ampuni hamba ya Tuhan dari kebohongan yang tak hamba sadari terucap dari mulut  hamba. Ampuni hamba ya Tuhan, kepada orang yang hamba bohongi itu hamba mohon maaf.

Di halte, suara itu memintaku untuk menunjukkan jari telunjuk ke arah bawah dengan posisi duduk. Lalu aku dijemput oleh YM Rahman,  dan sesampainya di Eden, aku diterapi oleh para Rasul Eden. Dan aku boleh menginap di Eden, di kamar YM Rahman. Dan aku dibimbing untuk berdoa atas nama kerajaan Tuhan dan Eden untuk meminta penjagaan dan perlindungan kepada Tuhan dari gangguan iblis yang terkutuk.

Tiba-tiba tengah malam aku terbangun spontan dan langsung menari kecak. Saat tersadar aku dinasehati YM Rahman untuk tidak memperturutkannya “Tuhan lebih kuat dari iblis”, dan aku harus lebih kuat untuk melawan iblis. Saat aku melantunkan ayat-ayat Al Qur’an, iblis itu mengikuti apa yang aku lafadzkan dan tak mau pergi.

Tetapi ketika aku melafazkan Atas Nama Kerajaan Tuhan dan Surga Eden, iblis itu tak bisa mengikuti apa yang aku katakana dan akhirnya perlawanannya berhenti. Aku pun melanjutkan tidur dan kembali berdoa Atas Nama Kerajaan Tuhan untuk meminta Perlindungan dan penjagaan dalam Tidurku. Paginya aku diajak kerja pagi membantu menyapu dan mengepel.

Keesokan harinya aku melakukan dosa ya Tuhan, saat berdoa untuk sarapan, kembali aku tak dapat mengendalikan diriku dan berteriak keras, dan aku menampar bapak YM Arifin dan Paduka Bunda Lia Eden. Setelah kejadian itu YM Rahman menyuruhku meminta maaf kepada Paduka Lia Eden dan aku pun bersimpuh di hadapan Sri Paduka Lia Eden untuk memohon maaf dan ampunan kepada Tuhan atas dosaku kepada paduka Bunda Lia Eden.

Aku masih kumat beberapa hari kemudian, terutama di saat tengah malam aku terbangun dan iblis kembali menguasai dan mengelabui tubuhku, iblis itu juga ingin merusak tubuhku hingga aku menyolok sendiri mataku dengan jariku sampai berdarah dan beberapa hari tak bisa dibuka dan sulit untuk melihat.  Pagi itu dokter datang memeriksa mataku dan memberi obat. Mulutku masih tak bisa kukendalikan dengan sempurna dan sering spontan bicara tanpa aku sadari, lalu YM Rahman memintaku untuk selalu mengatupkan mulutku rapat-rapat.

Malam harinya di dalam kamar, kepada YM Rahman spontan aku mengatakan aku adalah Tuhan dan spontan segala yang aku baca dalam buku Spiritual Universal kuucapkan, sungguh mahluk ruh itu sangat menguasainya. Lalu YM Rahman menyadarkanku.

Keesokan harinya aku mulai merasakan utuh tubuhku , tak berat seperti ketika saat perlawananku dengan iblis. Dan saat aku melihat karya bunga-bunga kering dan segala keindahan di sekitar kamar YM Rahman, iblis itu pun tak menyukainya dan selalu ingin menjauhi setiap aku melihat keindahan, dan aku pun belajar membuat hiasan bunga press di atas  kartu.

Begitulah ya Tuhan, setelah beberapa hari hamba semakin kuat dan dapat melawan suara di dalam diri hamba, dan hambapun sembuh karena mukjizatMu. Terimakasih Tuhan, Engkau  memperjalankan hamba mengimani ajaranMu Eden dalam kebahagiaan, dan Engkaupun memperkenankan hamba mengabdi dan bekerja di kerajaanMu Eden.  Terimakasih Tuhan, karena hamba memang harus bersih, hamba tak bisa mendengar perkataan kasar dan kotor dan perbuatan jahat untuk membantu mengendalikan suara jahat di dalam diri hamba. Atas Nama Kerajaan Tuhan dan SurgaMu Eden yang Maha Kudus. Sembah sujud hamba padaMu. Jadikanlah hamba selalu menjadi kehendakMu. Amin

 

 


Kesaksian Abdul Rachman dan Tri Sudiati atas kasus Hafidz

Atas Nama Kerajaan Tuhan dan Surga Eden. Tuhan yang Maha Baik, Yang Menggenggam Jiwa. Puji dan Sukur kami atas PenjagaanMu dan BimbinganMu kepada kami, menjaga kodrat kemanusiaan kami.  Tuhan Yang Maha Kuasa, sungguh kami bersyukur kepadaMu atas perkenanMu memberikan kesembuhan kepada kemenakan kami Hafiz dari pengaruh cengkeraman ruh jahat yang menguasainya dan itu menjadi kesaksian bagi kami secara langsung betapa cara berdoa yang Engkau ajarkan kepada kami dapat membebaskan seseorang dari cengkraman ruh jahat yang ada di dalam dirinya.

Sungguh pada awalnya, kami tidak mengira bahwa sakit metafisis yang diderita Hafidz sedemikian beratnya, kami hanya mengira ia kerasukan biasa dan meminta keluarga untuk membawanya kepada kami agar bisa kami terapi dan memohon kesembuhan dariMu. Kami tidak tahu  bahwa sesungguhnya proses penaklukan ruh jahat atas dirinya terjadi sudah sejak lama, menurut keluarga kurang lebih 3 bulan, dari proses yang sederhana misalnya ia melakukan hal-hal yang terlihat baik seperti kepedulian pada kerapihan lingkungan, cinta kasih  hingga pada 1 bulan terakhir sikapnya menjadi buruk dan mengkhawatirkan seluruh keluarga, seperti kesurupan tetapi dalam  keadaan sadar.

Bahkan diawalnya, ketika adik kami Enjat memberitahukan perkembangan  keadaan Hafidz yang  tak biasa dan membuat cemas keluarga,  kami mengatakan agar keluarga tak perlu  khawatir berlebihan menanggapi perkembangan Hafidz.  Karena kami pikir itu proses yang biasa dialami seseorang yang sedang dalam perjalanan spiritual yang kemudian dalam perkembangannya terjadi perubahan sikap dan perilaku yang tak biasa.

Seperti halnya Enjat, Hafidz membaca banyak buku spiritual universal baik melalui buku – buku yang dibelinya maupun internet,  sepertinya apa-apa yang dibacanya tak ada yang salah seperti tulisan  Gede Prama, I  Mustika Wayan, mereka semua adalah para spiritualis berlatar belakang Hindu tetapi sudah menjadi universalis.  Sesungguhnya  Enjat pun sama,  bedanya Hafid itu tak hanya membaca tapi juga mempraktekannya sendiri sementara kondisi fisik dan jiwanya lemah karena sedang sakit tumor otak dan tidak bisa lagi beraktifitas sebagaimana mestinya, karena otak berpikirnya menjadi lemah akibat operasi dan penyinaran yang dialaminya dan itu terjadi pada saat dia baru saja diwisuda.

Keluarga mengatakan, bahwa ada keanehan yang mereka rasa dari perilakunya yang pada awalnya terlihat  baik itu, Ibunya bahkan mengatakan bahwa ia merasa merinding apabila putranya itu memeluknya. Hafiz memang menjadi seperti selalu ingin memeluk dan minta dipeluk oleh orang-orang disekitarnya yang menyayanginya, tapi terasa memang ada nuansa mistis pada dirinya yang membuat orang takut dan merinding.

Dan  kami pun kaget ketika kami menyaksikannya  sendiri,  ia bukan sedang mengalami ekstase spiritual akan tetapi terjadi pengelabuan dan penguasaan iblis atas dirinya melalui upayanya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.  Dan ternyata kasusnya tidak sesederhana yang kami kira, karena iblis itu dapat menerobos masuk ke dalam dirinya dan mengelabukan kebenaran demi untuk menguasai raga Hafidz .

Di halte bus – way ia kedapatan sedang menari kecak tanpa mempedulikan sekelilingnya. Ketika diminta untuk berhenti, ia menolak, katanya tak bisa karena ia harus melakukannya sampai selesai. Dari perilakunya, kami tahu Hafidz  di dalam kuasa gelap, yang mengaku sebagai “jiwa murni”.  Secara sadar, ia melakukan berbagai hal yang diinstruksikan kepadanya oleh iblis yang mengaku sebagai “jiwa murni” itu, yang katanya sedang menuntun jiwa Hafidz menuju penyatuan  dengan Tuhan, menyatukan jiwa,  katanya kekuatan dari jiwa murni sedang menuntunnya mengeluarkan kekuatan jahat yang ada di dalam dirinya. Dan sayangnya Hafidz berhasil diyakinkan olehnya karena iblis itu berbahasa spiritual dan filsafat.

Padahal kejanggalannya sangat nyata sekali  karena bila Hafidz dalam bimbingan Kuasa Terang atau Kuasa Illahi, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman, tak akan membuat seseorang kesurupan dan jiwa raganya dikendalikan seperti itu.  Berhari-hari kesadarannya telah dibius sehingga didalam kesadarannya ia melakukan hal-hal yang aneh, tak ada yang dikerjakan kecuali berteriak-teriak , dan bergerak-gerak tak jelas, meludah sembarangan, katanya itu adalah proses pelepasan ruh jahat dari dirinya dan penyatuan jiwa.

Sedangkan Kuasa Terang hanya menuntun dan berbicara lewat hati nurani. Manusia yang di dalam bimbingannya memiliki kehendak atas dirinya sendiri dan Kuasa Terang tidak pernah merampas kesadaran dan raga seseorang sehingga orang tersebut kehilangan kesadarannya. Karena Tuhan memberikan anugerah besar kepada manusia untuk memilih jalan kebaikan atau keburukan dan malaikat tak diperkenankan Tuhan melampaui takdir yang telah digariskan Tuhan.  Malaikat senantiasa bekerja di dalam koridor Sunatullah yang telah digariskan dan tak akan pernah berubah.

Maka kami harus meyakinkan Hafidz bahwa ia sedang dikelabui oleh iblis, bahwa yang selalu berbicara di dalam dirinya bukanlah malaikat atau jiwa murni seperti yang diyakininya. Jiwa murni yang mengaku pada Hafidz itu memang sangat pintar berbicara menyangkut masalah spiritual dan filsafat dan ia berupaya meyakinkan Hafidz bahwa ia akan mengantarnya ke dalam Tuhan sebagaimana yang dicita-citakannya, yaitu dunia Ilahi dimana yang ada hanya cinta tak ada lagi dualitas di dalamnya. Semua adalah Ilahi dan tak ada yang bukan Ilahi.

Pemahaman spiritual inilah yang sangat disukai Hafidz dan dimanipulasi iblis untuk menyesatkan nya.   Sungguh tak mudah meyakinkan Hafidz karena semua yang dibicarakan sepertinya adalah kebaikan bahkan Hafidz mengatakan bahwa kami semua belum sampai kepada kehakikian karena masih berada dalam dualitas dan memusuhi iblis padahal di dalam dirinya sudah tak ada lagi iblis, yang ada hanya cinta katanya.  Iblis itupun berkata bahwa ia adalah tuhan.

Perkataan iblis itu yang seakan benar dan filosofis sesungguhnya hanya kejahatan yang berselubung kebaikan, demikianpun ajaran kebaikannya tak murni dan aneh, dan bahwa ia harus melawannya. Ia pun berargumentasi terus, iblis itu memperdaya Hafidz dengan pemahaman yang dibacanya dan dihayatinya dalam buku filsafat dan tasawuf,  bahwa tak ada realitas yang bukan realitas Illahi, semuanya adalah Illahi. Tak ada yang salah dengan pemahaman itu, yang salah adalah pemahaman itu digunakan iblis untuk memperdaya Hafidz yang sangat lugu, polos dan lurus terlebih lagi sebagian otak berfikirnya sudah tak berfungsi dengan baik lagi, terutama otak berhitung, analisis dan inisiatifnya.

Apa yang didoktrinkan kepadanya, ditelan bulat-bulat olehnya. Padahal manusia adalah manusia yang berada dalam dualitas baik dan buruk, iblis dan malaikat, demikian kodrat semesta itu, manusia bukan Tuhan.  Di Eden, Tuhan mengajarkan agar kami tetap konsisten berada di dalam terang terus menerus dan tak memberi ruang sekecil apapun pada kegelapan dan keburukan, dosa dan kesalahan. Kesadaran universal dimana taka da dualitas itu hanya pada Tuhan dan kita tak akan pernah menjadi Tuhan, yang benar adalah kita berada dalam Tuhan.

Demikianlah, melalui perdebatan itu, Puji Tuhan,  Hafidz pada akhirnya dapat memahami bahwa yang bersamanya itu bukan jiwa murni bahwa keadaannya sungguh kritis karena sedang ingin diambil kodrat kemanusiaannya oleh iblis yang menyebutkan diri sebagai “jiwa murni” itu.  Kelicikan iblis itu terlihat sangat  jelas, dibawanya Hafidz melakukan aktifitas yang dapat melemahkan jiwa dan raganya, agar ia tak menapak pada kesadarannya dan katanya itu adalah kesadaran cinta dan penyatuan dengan Tuhan, saat Hafidz tak lagi menapak tapi mengawang jauh dari raganya saat itulah iblis merampok raganya dan eksis menggantikannya.  Demikian perilakunya berubah sebagaimana perilaku  iblis.

Demikian peperangan melawan iblis itu yang selalu memperdaya Hafidz dengan argumentasi-argumentasinya namun juga dengan perilakunya yang tak terkendali. Beberapa hari di setiap malam, ia tak terkendali, dan hampir sepanjang malam, ia meronta dan berteriak-teriak sehingga terpaksa kami harus mengikat kakinya dengan kain agar tidak menendang-nendang kesana kemari dengan kekuatan yang luar biasa.

Dan ketika kami menterapi Hafiz dengan memberikan energy di titik-titik stigmata, mahluk itu seringkali menyeruakkan keberadaan dirinya melalui pernyataan-pernyatannya tentang kebenaran, kebaikan yang filosofis melalui lisan Hafiz, kamuflage kebenaran, dengan nada suara pasang wibawa.

 Sampai akhirnya ketika Hafiz sadar bahwa ia sedang dikelabui, iapun dapat bekerjasama untuk tidak membiarkan mahluk itu menyatakan eksistensinya, Apabila sebelumnya ia selalu menuruti perintah mahluk itu, maka setelahnya ia berusaha keras untuk  melawannya, dan berjuang untuk melepaskan diri darinya. Dan iapun dapat dibimbing untuk memohon pertolongan kepada Tuhan dengan berdoa “Atas nama Kerajaan Tuhan dan Surga Eden, memohon perlindungan Tuhan dari kuasa iblis”.

Puji Tuhan, melalui kasus Hafiz ini, kami bersaksi akan kebenaran mukjizat Eden, karena melalui doa itu perlahan Hafiz mendapatkan kekuatan, dan perlawanannya semakin berkurang dan kemampuannya untuk mengendalikan diri semakin besar. Dalam perlawanannya, Hafidz tadinya selalu melafadzkan ayat suci Al Qur’an, segala aya t yang dihafalnya, ia baca untuk menghalau iblis itu, namun mahluk itu malah ikut melafazkannya. Begitulah kami melihat secara nyata bagaimana ayat suci itu menjadi kehilangan mukjizatnya ketika telah diselewengkan dan dijadikan isim untuk kemusyrikan, beraliansi dengan jinn.

Maka dalam kasus ini kami benar-benar bersyukur karena Tuhan berkenan memberikan mukjizat kemakbulan doa melalui doa yang diajarkanNya di Eden. Apabila tidak, kami tak tahu bagaimana nasib Hafiz yang malang itu, sudah terkena tumor otak pun terkuasai oleh mahluk jahat pula.

Dan ketika Hafidz betul-betul sadar telah dikelabui dan bersungguh-sungguh ingin melepaskan diri dari kekuatan jahat di dalam dirinya itu, dan berdoa sungguh-sungguh, maka iapun semakin kuat, dan mulai menjadi normal sehingga bisa bekerja semisal menyapu atau mengepel. Namun, beberapa kali mahluk itu masih berargumentasi atas kebenarannya agar Hafiz tetap mempertahankannya, namun puji Tuhan Hafiz benar-benar telah sadar dan ingin melepaskan diri dari keterikatannya dengan mahluk itu.

Setelah tak berhasil mengelabui Hafiz dengan konsepsi-konsepsinya, mahluk itu pun mencoba dengan mengadu domba Hafiz dengan kami melalui bisikan-bisikannya di dalam diri Hafidz maupun melalui lontaran ucapan-ucapannya, kemudian ketika itu tak berhasil, ia pun  mencelakai Hafiz, dan ketika tak berhasil juga dan kekuatannya semakin melemah ia pun menampilkan sifat aslinya, marah-marah, menghardik dan mengutuk Hafiz. Sumpah serapahnya kepada Hafiz keluar dari lisan Hafiz sendiri. Berkali-kali Hafiz mencoba untuk menutup rapat mulutnya, namun terkadang terlepas juga umpatan kemarahan dan sumpah serapahnya pada Hafiz.

Sampai akhirnya terucap kata-kata putus asanya ”aku ingin jadi manusia” katanya sambil menyumpahi dan memarahi Hafiz. Begitulah ia sendiri yang menyatakan dirinya ingin menguasai tubuh Hafiz dan berdaulat atasnya, demi untuk menjadi manusia.

Demikian Hafiz terkelabui ketika dikatakan kepadanya untuk menyatu dengan jiwa murni, padahal mahluk itu yang ingin menyatukan dirinya dengan tubuh Hafiz sepenuhnya. Sungguh mengerikan sekali, Terimakasih Tuhan atas pertolonganMu melepaskan Hafidz dari keterkutukan beralih kodrat, apabila bukan karena kuasaMu bagaimana Hafidz bisa melepaskan diri dari nasib malangnya itu.

Dan Paduka Bunda  menyatakan bahwa mahluk itu sesungguhnya memang sengaja menggunakan Hafdiz untuk mengganggu ketentraman Surga, itulah sebabnya mengapa ia bisa sampai naik busway dalam kondisi dirinya dalam penguasaan mahluk itu, fisiknya pun lemah karena memperturutkan perintah iblis berhari-hari. Disamping memang ada keinginan dari diri Hafiz sendiri yang memang mengimani Eden. Tapi TuhanYang Maha Kuasa berkenan mematahkan kejahatan mahluk itu demi untuk memberi kesaksian kepada kami kuasa Mukjizat Eden, kemakbulan Doa “Atas Nama Kerajaan Tuhan dan Surga Eden.”

Demikianlah Tuhan pun memberitahu jati diri mahluk jahat itu melalu mimpi ibu Iping di Salatiga, pada malam Hafidz menginap pertama kali di Mahoni. Beliau bermimpi bahwa kami seperti sedang berperang dengan seekor ular berkepala tiga, ia sampai menelpon menanyakan apa yang terjadi di Mahoni.

Trimakasih Tuhan, pengalaman ini menjadi penerang dan harapan bagi kami bahwa ada jalan bagi orang yang mengalami kemalangan seperti Hafidz untuk sembuh dan terbebas dari kekuatan iblis dan kembali hanya kepadaMu, Tuhan Yang Maha Esa, dan mengabdikan diri kepadaMu, Tuhan yang sesungguhnya. Sungguh Tuhan, niat baik untuk mendekatkan dirinya kepadaMu telah Engkau terima dan Engkau beri jalan yang sebenarnya, sehingga ia kini benar-benar menjadi pelayanMu, mengabdikan dirinya bekerja apa saja yang dapat dikerjakannya untukMu dalam kelemahan fisiknya.

Semoga Engkau berkenan mensucikannya hingga sempurna, Engkau angkat segala sifat buruknya, kelemahan dan kekurangannya, sehingga ia tak akan pernah lagi dapat dikuasai oleh mahluk jahat seperti itu. Demikian pun kami berdoa agar Engkau pun menjaga kami dari pengaruh iblis di dalam diri kami sekecil apapun agar tak mengganggu ketentraman Surga dan pekerjaan-pekerjaan kami.  Agar kami tetap bersamaMu di dalam kebenaran, kebaikan dan kesucian. Amin


kesaksian iping 1 kesaksian iping 2